389 Anak Muda Berebut Kursi Remaja Bernegara Riau, Enam Peserta dari Luar Provinsi

Rabu, 11 Februari 2026 | 10:00:00 WIB

PEKANBARU, celotehriau.com - Sebanyak 389 remaja mendaftarkan diri untuk mengikuti Program Remaja Bernegara (RBN) Session 2 yang digelar DPW Partai NasDem Provinsi Riau. Dari jumlah tersebut, enam peserta berasal dari luar Riau, yakni Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Jambi.

Program yang akan dilaksanakan pada minggu kedua Februari 2026 ini merupakan kelanjutan dari RBN Session 1 yang sukses digelar pada Oktober 2025 lalu.

Pada sesi kedua, panitia menyiapkan sejumlah rangkaian kegiatan, mulai dari sharing session tentang fungsi legislatif, pemahaman lembaga negara, hingga simulasi sidang di DPRD Provinsi Riau.

Pendaftaran dibuka sejak 4 Februari dan ditutup pada 10 Februari 2026. Jika pada sesi pertama hanya diikuti 67 pendaftar, maka pada sesi kedua ini terjadi lonjakan signifikan.

Penanggung jawab pendaftaran, Andre Gunawan, menyebut jumlah pendaftar meningkat lebih dari 400 persen dibanding tahun sebelumnya.

“Kami hanya akan mengambil 65 peserta untuk mengikuti kegiatan ini. Artinya, lebih dari 300 pendaftar harus melalui proses seleksi ketat,” ujar Andre.

Ketua Pelaksana RBN Provinsi Riau, Fitra Asrirama, menyambut tingginya antusiasme kalangan remaja tersebut. Wartawan Metro TV itu menilai peningkatan jumlah peserta menunjukkan minat generasi muda terhadap pendidikan politik semakin besar.

Remaja Bernegara merupakan program pendidikan politik bagi generasi Z yang diinisiasi Partai NasDem. Secara nasional, program ini telah digelar sebanyak 13 sesi. Tahun lalu, Riau mengirimkan lima peserta terbaik untuk mengikuti RBN tingkat nasional.

Ketua Bappilu NasDem Riau, Dedi, mengatakan pihaknya akan terus memberikan kesempatan kepada peserta terbaik untuk mengikuti RBN di tingkat pusat.

“Ke depan, kami ingin lebih banyak lagi perwakilan Riau yang merasakan pengalaman di tingkat nasional,” katanya.

Pada Session 2 ini, panitia juga merencanakan pemutaran film sejarah perjuangan di Kabupaten Indragiri Hulu. Film tersebut diharapkan dapat menambah wawasan sejarah generasi Z tentang perlawanan terhadap penjajah di wilayah Indragiri.

Selain itu, panitia juga mengundang Ketua DPRD Provinsi Riau untuk hadir dalam kegiatan tersebut.

“Kami berharap Ketua DPRD Riau berkenan meluangkan waktu untuk hadir,” tutup Fitra.

Terkini