PELALAWAN, celotehriau.com - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) terus memperluas pemanfaatan energi baik gas bumi di Kabupaten Pelalawan. Setelah sebelumnya menyalurkan gas bumi kepada pelaku usaha kuliner, kini PGN kembali menghadirkan layanan energi bersih dan andal kepada pelanggan Babakar (Bahan Bakar Gas) di wilayah Pelalawan.
Penyaluran gas bumi untuk pelanggan Babakar di Pelalawan diharapkan semakin memperkuat ekosistem usaha yang efisien, produktif, dan ramah lingkungan. Pelanggan Babakar merasakan langsung manfaat penggunaan gas bumi PGN dalam operasional usahanya.
"Dengan menggunakan gas bumi PGN, operasional usaha kami menjadi lebih lancar. Pasokan stabil dan tidak perlu khawatir kehabisan bahan bakar di tengah aktivitas produksi. Ini sangat membantu dalam menjaga konsistensi layanan kepada pelanggan," ungkap Hafis Fuad Al Hadi, Pemilik Usaha Babakar di Pelalawan.
Penggunaan gas bumi juga memberikan nilai tambah dari sisi keamanan dan efisiensi biaya. Sistem distribusi melalui jaringan pipa meminimalkan risiko kebocoran akibat perpindahan tabung, sekaligus mendukung pengelolaan biaya operasional yang lebih terukur.
Area Head PGN Area Pekanbaru, Charly Simanullang, menyampaikan bahwa kehadiran PGN di Kabupaten Pelalawan tidak hanya fokus pada sektor rumah tangga, tetapi juga pada pengembangan usaha lokal yang membutuhkan pasokan energi tanpa henti.
"PGN terus berupaya menghadirkan solusi energi yang andal dan kompetitif bagi seluruh segmen pelanggan. Penyaluran gas bumi kepada pelanggan Babakar di Pelalawan merupakan bentuk nyata dukungan kami terhadap pertumbuhan usaha dan peningkatan daya saing pelaku usaha di daerah," ujar Charly.
Dengan emisi yang lebih rendah dibandingkan bahan bakar konvensional lainnya, gas bumi menjadi pilihan strategis bagi pelaku usaha yang ingin meningkatkan citra usaha sekaligus berkontribusi terhadap keberlanjutan lingkungan. PGN optimistis, dengan semakin luasnya jangkauan layanan gas bumi di Pelalawan, akan semakin banyak pelaku usaha yang beralih menggunakan energi baik gas bumi.(***/rls)