Polres Siak Gelar Lomba Lari 100 Meter Green Policing, Warga Tumpah Ruah di Terminal Lama Perawang

Ahad, 01 Maret 2026 | 21:26:10 WIB

SIAK, Celotehriau.com - Dalam upaya mencegah aksi balap liar di bulan suci Ramadhan, Polres Siak menggelar kegiatan Balap Lari 100 meter Green Policing, Sabtu 28 Februari 2026 di Perawang, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, Riau.

Kegiatan itu dilaksanakan tepat di kawasan pasar Rakyat Tualang atau yang lebih dikenal dengan sebutan terminal lama di jalan lintas Kilometer 7 Perawang.

Sejak pukul 20.00 WIB ratusan warga dari kaula muda hingga orang tua tampak memadati arena lomba lari yang ditaja oleh Polres Siak itu.

Selain menjadi ajang olahraga, kegiatan yang bertema 'Go Sprint Go Green' itu juga mengusung pesan kepedulian terhadap lingkungan dan kesehatan generasi muda.

Acara itu dihadiri langsung Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar, SH, SIK, MH, Kabag Ops Polres Siak Kompol Ermanto, Kasatlantas Polres Siak AKP A. Ramadhan SH, M,Si, Kapolsek Tualang Kompol Teguh Wiyono, SH, MH, Camat Tualang Mursal, Danramil Perawang yang diwakili oleh Sertu Venus, anggota Satlantas polres Siak, dinas perhubungan Kabupaten Siak, perwakilan tokoh masyarakat dan tokoh pemuda, serta para peserta lomba.

Kegiatan yang dibanjiri oleh ratusan warga Tualang itu tampak diawali dengan doa bersama, menyanyikan lagu Indonesia Pusaka, serta pembacaan komitmen oleh pemuda pemudi dan Gen Z yang menyatakan dukungan terhadap gerakan adu cepat balap lari Green Policing, sebagai alternatif positif untuk mencegah balapan liar di jalan raya.

Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pendekatan persuasif Polri kepada generasi muda.

“Selamat datang para runner yang akan menguji kecepatan larinya. Semoga kita semua dalam lindungan Allah SWT di bulan yang suci ini.

Kita mengadakan event Balap Lari, bukan Balap Liar. Melalui tema ‘Go Sprint Go Green’, selain adu kecepatan, kita juga mengajak masyarakat peduli lingkungan dengan pembagian bibit pohon,” ujar Kapolres.

Kapolres menegaskan, kegiatan ini merupakan strategi pencegahan agar energi anak muda tersalurkan dalam kegiatan positif.

“Kami ingin menghadirkan ruang positif bagi pemuda, dengan olahraga tubuh jadi sehat, lingkungan terjaga, dan situasi kamtibmas tetap kondusif, mari kita jaga sportivitas dan kebersamaan,” tegasnya.

Kata sambutan Pimpinan Korps Bhayangkara wilayah hukum Kabupaten Siak itu disambut sorak dan tepuk tangan yang begitu gemuruh sebagai pertanda respons positif dari masyarakat Tualang atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

Dalam kesempatan itu, Kasatlantas Polres Siak menambahkan, kegiatan lomba lari 100 meter itu sangat sejalan dengan upaya menciptakan Kamseltibcar Lantas di wilayah Kabupaten Siak.

Ia juga menyebut, dengan kegiatan lomba lari itu adik-adik bisa yang biasa mengadu kecepatan menggunakan sepeda motor dijalan raya bisa mendapatkan edukasi bahwa adu kecepatan itu bukan hanya menggunakan sepeda motor di jalan raya.

“Selama Ramadhan, potensi balap liar cukup meningkat. Tentunya dengan kegiatan ini, Polres Siak memberikan edukasi bahwa adu kecepatan itu bukan hanya di jalan raya saja, tetapi juga bisa di lintasan atau arena yang aman dan sehat. Dengan kegiatan ini kita harapkan  angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas dapat ditekan,” sebutnya.

Selain memperebutkan hadiah menarik, para pemenang juga mendapatkan bibit pohon yang juga merupakan bagian dari dukungan terhadap program Green Policing yang dicanangkan Kapolda Riau Irjen Dr Herry Heryawan SIK MH MHum.

Kegiatan itu pun mendapat respon sangat positif dari masyarakat, salah satunya ibu Anita yang merupakan warga Perawang Barat. Ia mengucapkan terimakasih kepada Kapolres Siak dan jajaran yang telah menggelar kegiatan lomba lari yang sangat positif dan dapat mencegah anak-anak melakukan balapan di jalan raya.

"Saya kira ini hanya alasan anak saya saja, siap sholat tarawih tadi Dia minta izin keluar, saya takut dia ikut balapan liar, saya cek ternyata beneran ada balap lari. Kami sebagai orang tua tentunya berterimakasih kepada bapak Kapolres yang sudah memberikan wadah agar anak-anak tidak ikut-ikutan balapan liar di jalan raya, mudah-mudahan kegiatan ini menjadi agenda rutin," ucapnya.

Hal senada juga diutarakan oleh seorang peserta bernama Kezia, ia mengaku sangat senang bisa mengikuti balap lari 100 meter ini. Ia berharap kegiatan tersebut dapat digelar secara rutin dan ruta jaraknya ditambah hingga 5 kilometer.

"Terimakasih bapak Kapolres, akhirnya kami bisa menyalurkan hobi lari kami, jangan sampai disini aja ya pak, Minggu depan dan seterusnya buat lagi ya pak, bila perlu buat yang 5 kilometer ya pak," sebutnya disambut gemuruh tepuk tangan warga yang menonton langsung balap lari 100 meter itu.

Kegiatan Balap Lari “Go Sprint Go Green” itu terlihat  berlangsung dalam keadaan aman dan terkendali. 142 orang peserta dari berbagai usiapun berhasil menjajaki lomba lari perdana di Kabupaten yang berjuluk Negeri Istana itu hingga dini hari. (Rizal Iqbal)

Terkini