CELOTEH RIAU.COM--TNI-Polri sebagai garda terdepan dan sekaligus sebagai benteng terakhir bangsa, harus senantiasa kompak dalam mengayomi dan memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat ditengah pandemi coronavirus disease (covid-19).
Kekompakan TNI-Polri itu terpampang jelas saat Babinsa Kelurahan Simpang Empat Pelda Andre Rasyid dan Serda Surya Ramadhani anggota Koramil 02 Kota Kodim 0301 Pekanbaru dan bhabinkamtibmas Brigadir Mukhtaruddin anggota Polsek Kota Pekanbaru turun bersama menyalurkan bantuan kemanusiaan dari Yayasan Budha Tzu Chi ke warga terdampak covid-19,Sabtu (2/5/2020).
Babinsa berpakaian lengkap doreng dan bhabinkamtibmas berseragam coklat dengan menggunakan masker sesuai protokoler kesehatan dari pemerintah, secara door to door menyerahkan sembako berupa beras, minyak goreng, gula, telur dan mie instan.
Gharim masjid menjadi sasaran pertama penerima sembako ini kemudian, warga yang kurang mampu serta warga yang terdampak Covid-19.
"Bantuan yang kami serahkan hari ini berasal dari Yayasan Budha Tzu Chi bekerjasama dengan TNI-Polri. Sebagai garda terdepan dimasyarakat ditingkat terkecil Babinsa dan bhabinkamtibmas bertanggungjawab menyerahkan bantuan sembako ini kepada warga yang berhak menerima," kata Pelda Andre Rasyid
Kata Andre, turun bareng (turba) menyalurkan bantuan ini merupakan bukti nyata sebagai tiga pilar dan garda terdepan bangsa TNI-Polri selalu bersinergi.
"Semoga bantuan ini dapat meringankan beban warga yang terpaksa berdiam diri dirumah mengikuti anjuran pemerintah ditengah pandemi covid-19 saat pemberlakuan tahap II Pembatasan Sosial Berskala Besar," kata Andre.
Babinsa berpesan dan berharap semoga dengan ketaatan masyarakat kelurahan Simpang Empat menjalankan protokol kesehatan dapat memutus mata rantai penyebaran covid-19 yang saat ini di Riau sudah menembus 42 orang.Dimana 19 diantaranya berasal dari Pekanbaru.
"Jadi sayangi keluarga dan sanak saudara kita dengan cara dirumah saja, jaga jarak, jangan berkumpul dan selalu menggunakan masker didalam maupun luar rumah," imbuhnya.