Sah, Empat Cabor Jadi Anggota Baru KONI Riau

Ahad, 28 Juli 2024 | 19:15:05 WIB

PEKANBARU -- Sah,  empat  dari lima cabang olahraga (cabor) baru yang mendaftar, resmi masuk keanggotaan KONI Riau. Penerimaan cabor baru, Triathlon, Indonesia Bela Diri Campuran Amatir-Mixed Martial Art (IBCA MMA) , Teqball dan Woodball disahkan dalam Rapat Kerja (Raker) KONI Riau 2024 di Pekanbaru.

Wakil Ketua I KONI Riau Khairul Fahmi mengatakan, dari hasil Raker KONI Riau yang berlangsung selama dua hari di Pekanbaru, menetapkan empat cabor baru masuk keanggotaan KONI Riau.

Pada Raker KONI Riau 2024 ini ada lima cabor yang mengajukan masuk keanggotaan. Lima cabor itu yakni Triathlon, Hapkido, Indonesia Bela Diri Campuran Amatir-Mixed Martial Art (IBCA MMA), Woodball, dan Teqball.

"Dari lima cabor hanya empat cabor yang disahkan sebagai anggota. Yakni triathlon, IBCA MMA, woodball, dan teqball," ujar Fahmi, Sabtu (27/7/2024).

Sementara satu cabor lagi Hapkido, kata Fahmi, belum bisa masuk keanggotaan KONI Riau lantaran belum memenuhi syarat administrasi yang ditetapkan.

Khusus cabor Teqball, lanjut Fahmi, meski saat ini sudah masuk sebagai anggota KONI Riau, tetapi statusnya masih bergantung pada Pengurus Besar (PB) Teqball di KONI Pusat.

Hal itu dikarenakan, status cabor Teqball di KONI Pusat masih sebagai anggota luar biasa. Pasalnya, PB cabor Teqball belum melengkapi syarat yang harus dipenuhi untuk keanggotaannya.

Untuk itu, PB Teqball diberi waktu satu tahun agar melengkapi dan memenuhi syarat yang ditetapkan. Jika dalam waktu satu tahun tidak terpenuhi, maka status keanggotaan cabor Teqball di KONI Pusat akan dihapus.

"Untuk Teqball bergantung pada status PB-nya di pusat. Jika PB sudah menjadi anggota penuh, maka di daerah akan sama. Namun bila dalam 1 tahun nanti tidak memenuhi persyaratan, maka keanggotaan di cabut dari KONI Pusat dan dampaknya di daerah juga akan sama. Bila didelete di KONI Pusat maka di Riau akan sama," jelasnya

KONI Riau Target 25 Medali Emas di PON XXI

Sebagaimana diketahui, Rapat Kerja Provinsi KONI  Riau, Kamis (26/7/2024) di Hotel Mutiara Merdeka dibuka Kadispora Riau Erisman Yahya MH mewakili Pj Gubernur Riau.

Rakerprov KONI Riau sendiri memiliki dua agenda penting. Yakni pemaparan persiapan kontingen Riau menuju PON XXI di Aceh -Sumut 2024 dan Pemaparan persiapan tuan rumah Porprov Riau tahun 2026, Kota Dumai dan Kabupaten Siak.

Untuk PON XXI di Aceh Sumut,  KONI Riau memasang target 25 medali emas untuk mempertahankan posisi 10 besar peringkat nasional yang di raih di PON XX di Papua.

" Saya berharap menjadi terbaik di Sumatera. Namun kita harus waspadai tuan rumah, Aceh dan Sumut. Namanya tuan rumah, pasti mereka persiapannya tidak main-main. Pada kesempatan inilah KONI dan pengprov cabang-cabang olahraga bisa bersinergi untuk mencapai target di PON nanti," jelas Ketua Umum KONI Riau Iskandar Hoesin.

Iskandar berharap seluruh atlet tampil maksimal.Artimya  jangan sampai peringkat Riau keluar dari posisi sepuluh besar.

Dalampada itu Wakil Ketua II KONI Pusat  Soedarmo dalam sambutannya mengapresiasi prestasi Riau di berbagai iven olahraga nasional dan internasional.Riau diperhitungkan diberbagai iven olahraga. Saya berharap hal ini bisa dipertahankan," jelas Soedarmo yang pernah menjadi Plt Gubernur Aceh di tahun 2016 itu.

Disisi lain, Kadispora Riau Erisman Yahya yang membuka secara resmi Raker KONI Riau ini berharap pengurus KONI Riau bisa merumuskan program kerja terbaik KONI Riau."  Pemprov Riau sudah menganggarkan 40 miliar untuk atlet dan pelatih peraih medali di PON XXI nanti. Jadikan pelecut bagi atlet dan pelatih untuk tampil maksimal dan mempertahankan prestasi, " pungkasnya. (***/CR3)

 

Tags

Terkini