PEKANBARU, celotehriau.com---PSPS Pekanbaru berhasil menuntaskan target tiga poin di kandang pada laga perdana Pegadaian Liga 2 Indonesia di Stadion Kaharuddin Nasution, Sabtu (7/9/2024).
Kemenangan 3-1 atas Persikabo 1973 ini menjadi modal penting Ilham Fathoni cs melakoni kompetisi kasta kedua musim 2024/2025.
Sempat dikejutkan gol Angga Wahid penyerang pengganti Persikabo 1973 pada memit ke 65 yang mengkonversikan umpan lambung counter attack dari sisi kiri menuju jantung pertahanan PSPS yang dikawal Douglas dan Maman Abdul Rahman. Tendangan kerasnya masuk ke sudut kanan gawang Rudi Razak.
Beruntung dua menit kemudian Ilham Fathoni berhasik membuat gol penyeimbang. Setelah memanfaatkan umpan matang dari kapten tim Omid Popalzay.
Kemenangan PSPS Pekanbaru yang dinanti-nantikan akhirnya datang juga lewat gelandang lincah Fitra Ridwan, pada menit ke 81. Dan legiun asing PSPS asal Kolombia Jhon Edy Mena mempertegas kemenangan PSPS. Tendangan keras kaki kirinya pada menit ke 89 tak mampu dibendung penjaga Persikabo 1973.
Kemenangan ini sangat berarti bagi PSPS Pekanbaru. Hasil positif ini menjadi titik balik keangkeran Stadion Rumbai yang bakal menjadi kuburan bagi lawan musim 2024 /2025 seperti masa jaya PSPS Pekanbaru era Indonesia Super League 2010/2011 besutan Abdul Rahman Gurning
Ya.Sejak pluit kick off dibunyikan wasit Yoko Supriyanto. PSPS Pekanbaru langsung tampil mengurung pertahanan Persikabo 1973.Menit ke 8 full kanan PSPS Birrul Walidain sempat mendapatkan peluang emas. Namun tendangan kerasnya membentur kaki bek Persikabo 1973 Ahmad Wahyudi.
Tiga menit kemudian giliran legiun asing PSPS yang mendapatkan peluang. Jhon Edy Mena yang mengenakan jersey nomor punggung 10 hampir saja membuat pendukung tuan rumah bersorak kegirangan. Namun tendangan kerasnya masih. melenceng sekitar 39 cm dari mistar gawang.
Faris Adit Syahputra dan kawan-kawan benar-benar mendominasi laga sore itu. Serangan bergelombang terus dilancarkan, pertahanan kawan dikurung dan terus digempur.
Dan menit ke 34 Lagi-lagi PSPS mendapatkan peluang, kali ini dari penyerang anyarnya Athalla. Tendangan keras pemain bernomor punggung 99 inj berhasil diblok penjaga gawang Persikabo 1973 sehingga menghasilkan tendangan sudut ke lima .
Menit ke 40 giliran tendangan Omid Popalzay yang masih mampu dijinakkan penjaga gawang lawan. Tendangan kerasnya tepat dalam pelukan Zul Azhar. Hanya selang semenit kemudian Omid kembali mendapatkan peluang emas, sayang tendangannya melenceng jauh padahal ia dalam posisi terbuka tanpa pengawalan di dalam kotak penalti lawan.
PSPS sempat dikejutkan gol.lawan pada menit 42. Melalui tendanga penjuru pemain lawan berhasil mencetak gol. Namun itu dianulir wasit karena salah satu pemain dianggap sudah offside. Kedudukan 0-0 dilaga babak pertama.
Usai restart kedua tim mencoba melakukan perubahan. PSPS yang ingin mengatakan poin penuh dikandang memasukkan gelandang lincah Fitra Ridwan. Mantan pemain Persik Kediri yang menggantikan Ahmad Athalla berhasil menjadi pembeda ritme permainan.
Hasilnya cukup moncer. Manuver-manuver nya dan permainan one two touch membuat pertahan an lawan terlena. Beberapa kali tusukannya membahayakan lawan.
Namun keasyikan menyerang PSPS dikejutkan Conter attack anak asuh Djajang Nurjaman. Umpan Ramdani dari sisi kiri berhasil dikonversikan Angga Wahid berhasil menjadi gol pada menit 60
Lima menit kemudian gol Ilham Fathoni berhasil menyamakan kedudukan 1-1.Lalu Fitra Ridwan membuat gol pembeda menit ke 81, dan ditutup gol Jhon Edy Mena menit ke 89. Bukan itu saja pemain asing asal Kolombia ini juga didapuk sebagai man of the match pada laga perdana PSPS Pekanbaru.
Pada laga ini wasit mengeluarkan 6 kartu kuning, tiga untuk PSPS dan 3 untuk Persikabo1973.
Pelatih Kepala PSPS Pekanbaru Aji Santoso mengucap syukur dan mengapresiasi seluruh pemainnya pada laga perdana dikandang. . "Terimakasihnya kepada para supporter yang mendukung dari awal permainan hingga meraih kemenangan.Kami bersyukur, dalam pertandingan ini dapat poin tiga. Alhamdulillah, mudahan ini awal yang bagus untuk pertandingan selanjutnya," singkat Aji.
Aji mengakui secara permainan timnya sangat mendominasi. Dan pada babak kedua permainan semakin gacor. Tampilnya Fitra Ridwan lebih membuat pertandingan hidup.
" Fitra Ridwan baru satu pekan bergabung, ke dalam tim, fisiknya belum stabil, tapi saya sangat yakin dengan kualitasnya. Tapi di tim ini kita bermain kolektif. Ketika menyerang dan bertahan para pemain harus terlibat aktif, " paparnya.
Dalampada itu Pelatih Persikabo 1973 Jajang Nurzaman mengucapkan selamat atas kemenangan PSPS Pekanbaru, dia menerima kekalahan akan tetapi dengan penuh rasa kekecewaan, terutama terhadap kepemimpinan wasit.
"Kami bukan tidak menerima kekalahan, tapi terlalu banyak kekecewaan pada pertandingan hari ini, terutama wasit. Satu gol di anulir, gol balasan itu juga offside tapi gak tau, gak ngerti," papar cJanur.
"Selamat buat PSPS, kami akan coba bangkit di pertandingan kedua," pungkasnya. (***/CR3)
Susunan Pemain PSPS
Rudi N Rajak (PG) Douglas Maman/Fafa Sheva, Ilham Sjafri Noor, Ahmad Birru W (B)
Faris Adit/Yudhi Aditya , Omid Popalzay, Ilham Fathoni/ Aulia Ramadan Lubis (T) , Arsan,
Ahmad Athalla/Fitra Ridwan , Jhon Edy (D)
Pelatih :Aji Santoso F
Persikabo 1973
Chairil zul Azhar (PG) Ahmad Wahyudi, Abdul Rahman, Ovan Fajar/ Saniskara (B) Adrianus, M Dharma, Fareed Sadat, Ramdani/ Henry Rivaldi'77 (T) , Very Doni, M Irwan /Angga Wahid'39 (D)
Pelatih : Djajang Nurjaman