Pemko Prioritaskan Pembayaran TPP Ketimbang Kegiatan Seremonial

Senin, 03 Maret 2025 | 15:32:25 WIB
Walikota Pekanbaru Agung Nugroho usai upacara di komplek perkantoran Walikota Tenayan.

PEKANBARU, celotehriau.com -- Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho menegaskan pemerintah kota Pekanbaru akan prioritaskan pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) atau tunjangan kinerja pegawai Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru di awal periode kepemimpinannya.

"Negara kita sedang tidak baik-baik saja, pemerintah pusat sedang menggalakkan efisiensi anggaran dan kita pun akan melakukan pergeseran anggaran," ujar Agung  Nugroho, saat menjadi Inspektur upacara bendera perdana di Komplek Perkantoran Walikota Pekanbaru, Tenayan Raya, Senin (3/3/2025).

Dikatakannya, Pemko Pekanbaru akan melakukan pergeseran anggaran dari kegiatan seremonial kepada kegiatan esensial.

"Kita akan lakukan penghematan, dengan belanja yang tepat untuk rakyat. Kita mesti ubah agar dapat dirasakan oleh masyarakat Pekanbaru," katanya.

Dibanding dengan kegiatan seremonial, dirinya menyebut akan lebih mementingkan TPP atau tunjangan kinerja (Tukin) pegawai Pemko Pekanbaru.

"Saya lebih pentingkan TPP atau Tukin pegawai. Pak Sekda dan Kepala BPKAD agar dicatat, ini pidato pertama saya jangan sampai tidak terbayar TPP," ucap Agung, yang disambut teriakan gembira para pegawai Pemko Pekanbaru.

"Saya lebih pentingkan TPP atau Tukin pegawai kita bayarkan, asalkan efisiensi bisa kita capai bersama. Saya akan tuntut kinerja terbaik, saya juga akan berikan yang terbaik untuk bapak/ibu semua," sebutnya.

Di sisi lain, dirinya juga mengingatkan seluruh ASN Pemko Pekanbaru untuk melayani masyarakat. Menurutnya, bos dari pegawai pemerintah ini adalah rakyat.

"Kita ini adalah pelayan masyarakat, masyarakat lah bos kita, rakyatlah bos kita. Saya tidak mau dengar lagi apalagi sampai viral masyarakat sulit mendapatkan layanan pemerintahan di Kota Pekanbaru. Setiap OPD (Organisasi Perangkat Daerah) mesti berinovasi untuk mencari cara baru yang lebih efektif dalam melayani masyarakat," pungkasnya.***

Terkini