Riau Dilanda Musibah Banjir, Pemprov Bahas Langkah Konkret Bantu Korban

Jumat, 07 Maret 2025 | 10:17:00 WIB
ilustrasi

PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau membahas langkah konkret terkait penanganan dan penanggulangan banjir yang melanda beberapa kabupaten kota di Provinsi Riau, Kamis (6/3/2025).

Rapat tersebut langsung dipimipin Gubernur Riau (Gubri), Abdul Wahid dan dididampingi Wakil Gubernur Riau, SF Hariyanto. Hadir juga Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Damkar Riau, M Edy Afrizal serta Kepala Dinas Sosial Riau Zulfadli.

Dalam pertemuan tersebut, Gubri menginstruksikan BPBD Riau untuk segera memetakan daerah yang terdampak banjir. Kemudian meninjau kapasitas Pemprov Riau dalam memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak.

"Pakai semua kekuatan kita, petakan daerah yang mana saja perlu kita beri bantuan," kata Gubri Abdul Wahid.

Sementara itu, Wakil Gubernur Riau (Wagub), Riau SF Hariyanto menekankan pentingnya mendirikan satu posko utama sebagai pusat informasi, penerimaan bantuan, serta donasi dari berbagai pihak.

"Buat satu posko kita, di sana pusat informasi, jika ada yang memberi bantuan bisa dikumpul di sana, donasi dan sebagainya," sebut Wagubri.

Selain itu, Gubri menyatakan, jika ada perusahaan yang ingin memberi bantuan melalui Pemprov Riau, hal tersebut diperbolehkan. Namun, ia mengingatkan administrasi harus jelas, dan perlunya pendampingan dari inspektorat.

"Semua sekarang mendesak, jadi administrasi harus jelas, minta pendampingan inspektorat agar kita tidak salah melangkah," ujarnya.

Sementara, Kalaksa BPBD Damkar Riau melaporkan, empat kabupaten kota yang wilayahnya terdampak banjir yakni Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Kabupaten Kampar, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) dan Kota Pekanbaru.

"Dari laporan yang kami terima, hingga saat ini sudah ada empat kabupaten/kota di Riau yang terdampak banjir," kata Edy Aftizal.

Dari bencana tersebut masyarakat yang terdampak terdata sebanyak 3.500 Kepala Keluarga (KK) dengan total 13.813 jiwa. Dari jumlah tersebut, yang paling banyak terdampak yakni di Kabupaten Kampar yakni sebanyak 2.148 KK dengan 7.473 jiwa.

"Kemudian Kabupaten Rohul ada 610 KK yang terdampak dengan 2.373 jiwa. Kabupaten Inhu 335 KK dengan 1.340 jiwa dan Kota Pekanbaru sebanyak 407 KK dengan 1.628 jiwa," paparnya.

Sementara itu, untuk rumah yang terdampak banjir dari laporan yang pihaknya terima ada 2.672 unit. Fasilitas pendidikan enam unit, fasilitas umum 16 unit serta sawah dan kebun yang terdampak seluas 8.330 Ha.

Untuk bantuan, hingga saat ini Pemerintah Provinsi Riau melalui BPBD Damkar, Dinas Sosial, Baznas dan juga Dinas Kesehatan sudah menyalurkan berbagai bantuan kepada warga Riau yang terdampak banjir. Bantuan yang diserahkan berupa makanan, obat-obatan dan juga perlengkapan tidur.

Terkini