Dua Mahasiswa Pelalawan Sampaikan Aspirasi Kekecewaan Pada Gubri Abdul Wahid di Depan Kantor Gubernur

Ahad, 09 Maret 2025 | 19:45:02 WIB
Dua mahasiswa asal Kabupaten Pelalawan sampaikan aspirasi dengan tulisan di karton

PEKANBARU, celotehriau.com -- Dua mahasiswa Pelalawan sampaikan kekecewaan kepada Gubernur Riau Abdul Wahid atas tidak adanya kepedulian terhadap banjir yang menimpa sejumlah wilayah Kabupaten Pelalawan di depan kantor Gubernur Riau Jalan Sudirman, Ahad (9/3/2025) 

Kekecewaan ini disampaikan dua mahasiswa pelalawan melalui karton yang bertajuk "Riau Bermarwah, Pelalawan Berkuah."

Rorin Ardiansyah yang merupakan salah satu mahasiswa asli kabupaten Pelalawan yang mengalami langsung dampak dari banjir yang saat ini .

Kata Rorin,  banjir di kabupaten Pelalawan ini dahulu  terjdi dalam kurun waktu lima tahun sekali. Akan tetapi dua tahun belakangan ini masyarakat Kabupaten Pelalawan i mengalaminya dalam kurun waktu setahun  sekali banjir, bahkan kini terjadi di tahun 2025 dengan jarak dua bulan sekali.

"Hal ini tidak hanya berdampak terhadap perekonomian masyarakat saja. Akan tetapi ini juga berdampak kepada akses pendidikan anak hingga kesehatan masyarakat." katanya.

Ditambahkannya, mereka meminta dengan tegas kepada Gubernur Riau Abdul Wahid untuk mengusut tuntas terkait Pengelolaan dan Manajemen PLTA Koto Panjang yang dinilai tidak bekerja dengan baik.

"Kami minta Gubri Abdul Wahid untuk tidak diam dengan yang saat ini terjadi di Pelalawan. Kemudian kami minta Gubri untuk mengusut tuntas terkait Pengelolaan dan Manajemen PLTA Koto Panjang yang menurut kami tidak lagi bekerja dengan baik." tambah aktivis yang akrab disapa rorin ini.

"Jika aspirasi kami ini tidak didengar maka kami akan melakukan aksi besar-besaran bersama masyarakat Kabupaten  Pelalawan untuk menyampaikan ini kepada Gubri Abdul Wahid, jika perlu kami akan blokade kantor Gubri ini." tutupnya.***

Terkini