PEKANBARU - Banjir kembali melanda Jalan Lintas Timur (Jalintim), tepatnya di KM 83, Kabupaten Pelalawan. Akibatnya, arus lalu lintas penghubung Riau-Jambi terganggu.
Kasat Lantas Polres Pelalawan, AKP Enggarani Laufria, mengatakan saat ini pihaknya belum menerapkan sistem buka-tutup jalan karena debit air masih belum terlalu tinggi.
"Saat ini ketinggian air antara 15 hingga 20 cm," kata AKP Enggar.
AKP Enggarani menjelaskan bahwa banjir tersebut menyebabkan arus lalu lintas tersendat, dengan kemacetan sekitar 1 km. Meski demikian, pihaknya terus bersiaga di lokasi untuk mengatur lalu lintas agar tetap terkendali.
"Arus lalu lintas lancar dari kedua arah, namun terjadi perlambatan saat melewati genangan air. Macet sekitar 1 km karena kendaraan yang melintas mengurangi kecepatan," ujarnya.
Dia juga mengimbau agar seluruh pengendara yang melintas mengikuti arahan dari petugas.
"Tetap berhati-hati saat melintasi genangan air, utamakan keselamatan, dan patuhi arahan petugas yang bertugas di lapangan," imbaunya.