PEKANBARU, celotehriau.com -- PSPS bersama pelatih Aji Santoso berhasil memberikan warna di kompetisi kasta kedua Pegadaian Liga 2 Indonesia 2024/2025.
Total dari 23 laga Askar Bertuah berhasil mencetak 33 gol yang dikonversi oleh 10 pemain. Yakni, Ilham Fathoni menjadi top skor PSPS. Pemain bernomor punggung 97 ini mencetak sebanyak 8 gol,
Kemudian Jhon Edi Mena Perez 6 gol sama dengan Omid Popalzay yang sudah berbaju PSIM Jogjakarta. Lalu ada nama legiun asing asal Jepang yang masuk saat putaran kedua Noriki Akada dengan torehan 3 gol. Kemudian masing-masing dua gol dari Fitra Ridwan, Asir Azis, dan Arsan Makarim yang sudah dicoret dari tim saat babak 8 besar.
Kemudian masing-masing satu gol dari Lerby Aliandri, Yudhi Aditya, Ahmad Birrul Walidain dan gol bunuh diri saat PSPS menang 4-6 kontra Persikota Tangerang.
Dan yang membanggakan gol -gol yang dicetak para pemain PSPS , sebanyak 50 persen dari proses combination play, sisanya melalui free kick dan counter attack.
Ya, pada putaran pertama PSPS Pekanbaru berhasil meledakkan 15 gol ke gawang lawan. Rinciannya sekitar 1 persen melalui free kick, 4 gol atau 27 persen melalui counter attack, kemudian melalui kombinasi play 10 gol atau sekitar 66 persen.
Ke-15 gol PSPS pada putaran pertama berasal dari 8 gol dikandang dan 7 gol saat tandang. Rincian gol yang terjadi pada menit 0-15 berjumlah 3 gol, lalu pada menit 16-30 sebanyak 2 gol, menit ke 46-60 sebanyak 2 gol, menit ke 61-75 sebanyak 3 gol dan terbanyak di menit ke 76-90 sebanyak 5 gol.
Mencetak 15 gol, PSPS juga mengalami kebobolan pada putaran pertama sebanyak 8 gol. Dimana 7 diantaranya saat tandang dan satu gol di kandang.
Gol-gol itu terjadi dalam rentang waktu, 0-15 menit sebanyak satu gol, kemudian 16-30 menit nihil gol. Menit ke 31-45 sebanyak satu gol, lalu menut ke 46-60 sebanyaksebanyak 2 gol, menit ke 61-75 sebanyak 3 gol dan menit ke 76-90 sebanyak 1 gol.
Sementara di putaran kedua PSPS Pekanbaru yang dimanajeri Edward Riansyah berhasil mengemas 12 gol, 8 gol saat tandang dan 4 gol di Rumbai.
Sebanyak 6 gol dicetak melalui kombinasi play, atau persentasenya sekitar 50 persen, menit ke16-30 sebanyak 1 gol, menit ke 31-45 sebanyak 2 gol dan menit ke 46-60 sebanyak 3 gol, serta menit ke 61-75 dan 76-90 maaing- masing 1 gol.
Permainan nan menawan dan menjanjikan ini tertular saat berlaga di babak 8 besar. Pada putaran pertama berhasil mengemas 6 gol, 3 saat tandang dan 3 di kandang .
Sementara pada putaran kedua PSPS Pekanbaru cuma berhasil meledakkan 5 gol. Dimana 4 gol diantaranya dicetak saat melakoni laga tandang.***