Meski Tampak Sepi, Tiket di Terminal BRPS Banyak Ludes Terjual

Senin, 17 Maret 2025 | 21:44:00 WIB

PEKANBARU - Dua minggu jelang lebaran idul fitri 1446 H, kawasan Terminal Tipe A BRPS Kota Pekanbaru tampak sepi.

Kondisi ini disebabkan lantaran hari ini, Senin (17/03/2025) belum memasuki puncak arus mudik lebaran.

Kendati demikian, tiket angkutan darat di terminal BRPS banyak yang sudah habis terjual, terutama untuk keberangkatan ke Pulau Jawa dan Sumatera Utara.

Bambang Armanto, Wasatpel Terminal Tipe A BRPS Pekanbaru mengatakan angkutan kegiatan nasional baik Nataru maupun lebaran banyak masyarakat yang mudik ke Pulau Jawa dan Sumatera Utara.

“Kondisi dua minggu ini memang masih terlihat sepi, namun untuk tiket rata-rata sudah hampir penuh tiketnya. Untuk PO SAN tanggal 25 sudah habis terjual, PO NPM gitu juga udah habis sampai tanggal 21,” ujar Bambang.

Sementara itu, tarif tiket hingga kini diketahui tidak mengalami kenaikan. 

“Untuk tarif, ada tarif batas atas dan tarif batas bawah. Di kelas ekonomi tidak ada kenaikan, untuk kelas eksekutif saya yakin ada kenaikan, karena itu yang mengatur dari perusahaan direksinya sendiri, namun untuk berapa kenaikannya kita belum dapat informasi,” katanya lagi.

Pembelian tiket saat ini masih tersedia melalui online dan di terminal. Masyarakat yang hendak membeli tiket juga dihimbau untuk membeli melalui laman resmi yang ada.

"Kami imbau masyarakat, untuk beli tiket coba melalui online, dari aplikasi. Kalau sudah penuh langsung datang ke terminal kita, jumpai petugas kalau ragu untuk membeli tiket. Kami selaku petugas selaku pengelola terminal akan siap melayani calon pemudik yang akan berangkat," tegas Bambang.

Puncak mudik lebaran tahun ini diperkirakan akan terjadi pada 25–27 Maret nanti. Pihak terminal BRPS sudah mempersiapkan 200 unit bus untuk diberangkatkan.

Berbagai persiapan dilakukan seperti mendirikan pos pelayanan, melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, serta melakukan RAM check kendaraan sebelum berangkat demi memastikan keamanan, keselamatan, dan kenyamanan pemudik.

"Kita juga diinstruksikan dari bapak dirjen untuk melakukan ram check kendaraan, ini sudah jalan berlangsung kita laksanakan, baik itu bus pariwisata ataupun bus bus reguler akap," cakap Bambang.

Terkini