CELOTEHRIAU - - Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Karate perebutan Piala Ketua Umum PB Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) dan Piala Gubernur Riau resmi dibuka, Jumat (16/5/2025).
Kejuaraan yang berlangsung 16-18 Mei di Gelanggang Remaja, Kota Pekanbaru itu dibuka langsung oleh Ketua Umum PB FORKI Marsekal TNI (Purn) Dr Hadi Tjahjanto SPI.
Turut hadir dalam pembukaan itu, Gubernur Riau yang diwakili Kadispora Erisman Yahya, Forkopimda Riau, serta Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) FORKI Riau Parisman Ihwan, Wakil Ketua IV KONI Riau, M Yunus, serta Pengprov cabang olahraga se-Riau dan tamu undangan lainnya.
Ketua Umum PB FORKI Hadi Tjahjanto mengatakan, Kejurnas ini merupakan ajang untuk mencari bibit atlet karate unggul di Indonesia, termasuk dari Riau.
Menurutnya, Riau merupakan salah satu wilayah yang cukup luas dan secara demografis karate di Riau juga tersebar di seluruh wilayah.
"Tentunya ini menjadi kesempatan bagi atlet-atlet yang memiliki bakat atau talenta untuk bisa menjadi atlet terbaik di Indonesia," ujar Hadi yang juga mantan Panglima TNI.
Untuk mendapatkan hasil tersebut, perlu komitmen ketua umum agar bisa membina prestasi karate di Riau. Pengprov harus bisa berkoordinasi dengan pengurus kabupaten/kota (Pengkab/Pengkot) di daerah.
"Dengan koordinasi yang baik, dengan komunikasi yang baik, kita bisa mencari bibit-bibit atlet berprestasi di panggung global," katanya.
Dikatakannya, atlet-atlet terbaik atau yang juara di kelasnya besar kemungkinan akan memperkuat Tim Nasional Indonesia dalam kejuaraan internasional.
"Ada kejuaraan karate di Brunei, Uzbekistan dan juga di China. Dan kita bersyukur, Indonesia pernah meraih medali emas saat mengikuti Kejuaraan Karate Internasional," ungkapnya.
Sementara itu, Gubernur Riau yang diwakili oleh Kadispora Erisman Yahya sangat mengapresiasi helat Kejurnas Karate yang digelar di Bumi Lancang Kuning.
Menurutnya, kejuaraan ini tidak hanya sekedar kompetisi siapa yang juara. Namun kejuaraan ini menjadi tolok ukur dalam pembinaan atlet.
"Ini juga ajang pembinaan dan momen menggali potensi besar sekaligus menunjukkan bakat atlet. Kita harapkan atlet-atlet Riau bisa ikut serta mengharumkan nama Bangsa Indonesia di kancah internasional," harap Erisman.
Kemudian Ketua Pengprov FORKI Riau Parisman Ihwan mengatakan, Kejurnas Karate ini diikuti oleh 1.025 atlet. Ribuan atlet tersebut mewakili 48 kontingen.
"Kejurnas diikuti oleh 48 kontingen, 20 kontingen merupakan perguruan karate anggota FORKI dan 28 kontingen dari Pengprov FORKI serta 1 kontingen dari PB FORKI," sebutnya.
Dikatakannya, dalam Kejurnas ini mempertandingkan kategori Kadet, Junior dan U-21. Dari tiga kategori tersebut, Riau menurunkan 59 atlet dan 14 official, dengan target 3 medali emas.