Targetkan Peningkatan Pendapatan Daerah, Komisi III Minta Pansel Perketat Seleksi Direksi BUMD

Rabu, 03 September 2025 | 18:45:00 WIB

PEKANBARU, celotehriau.com - Ketua Komisi III DPRD Riau Edi Basri kembali mengaskan agar direksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang dipilih memiliki kompetensi dan mampu mendongkrak pendapatan daerah.

Pasalnya, target BUMD kedepan diharapkan dapat menjadi penopang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Riau. Apalagi, kondisi keuangan Provinsi Riau tengah defisit.

Oleh sebab itu, Politisi Gerindra dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kampar ini sangat berharap, panitia seleksi (Pansel) agar benar-benar memilih orang yang kompeten di bidangnya.

"Direksi yang kita harapkan adalah memiliki kompetensi dan menjadikan BUMD produktif dan bisa memberikan kontribusi PAD yang lebih besar," ujar Edi, Rabu (3/9/2025).

Ia mencontohkan seleksi Direktur Utama BRK Syariah yang hingga kini tak ada satu calon pun dari Riau yang memenuhi syarat sesuai standar BI dan OJK.

Seharusnya, kata Edi, Pansel direksi BUMD Riau juga mencontoh apa yang diterapkan dalam seleksi Direksi BRK Syariah. Sehingga orang yang terpilih benar-benar mampu dan bersih.

"Bahkan, mereka yang menunggak utang saja bisa menjadi alasan tidak lulus seleksi di BI dan OJK. Artinya mereka yang menjadi direksi itu benar-benar bersih," ungkapnya.

Akan tetapi, lanjut Edi, kalau hanya sekadar punya pengalaman pernah menjabat dan memimpin di berbagai perusahaan, itu belum bisa menjadi acuan. "Tapi, kalau mereka punya pengalaman, punya prestasi dalam membangun perusahaan, itu pasti bisa dan mampu menjadikan BUMD lebih baik ke depannya," pungkasnya.

Dia tidak mempermasalahkan yang menjabat di BUMD itu adalah orang dekat dengan pimpinan daerah. Namun begitu, dia berharap orang yang ditempatkan memiliki kompetensi dan komitmen untuk menjadikan BUMD lebih baik.

Terkini