PEKANBARU (celotehriau.com) - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pekanbaru Zulhelmi Arifin menyebut penentuan pengelolaan Pasar Wisata Pasar Bawah masih dalam tahap evaluasi.
Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru tengah mengkaji langkah selanjutnya menyusul belum tuntasnya revitalisasi pasar oleh pengelola saat ini.
Zulhelmi mengatakan, tim dari sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait masih melakukan evaluasi terhadap kondisi revitalisasi fisik Pasar Bawah.
Evaluasi tersebut menjadi dasar untuk menentukan kelanjutan pengelolaan pasar yang menjadi salah satu ikon wisata belanja Kota Pekanbaru itu.
"Saat ini masih berprogres evaluasi dari tim," kata Zulhelmi Arifin, Jumat (14/8/2026).
Ia menjelaskan, pembahasan tidak hanya terkait pengelolaan pasar, tetapi juga kelanjutan pekerjaan revitalisasi yang hingga kini belum selesai. Dalam proses evaluasi tersebut, Pemko Pekanbaru juga akan melibatkan berbagai pihak, termasuk para pedagang.
"Seluruh pedagang di Pasar Bawah akan kami undang, kami undang semua nanti. Begitu juga dengan pihak lainnya," ujarnya.
Sebelumnya, Pemko Pekanbaru berencana mengambil alih pengelolaan Pasar Bawah karena pengelola saat ini dinilai belum mampu menyelesaikan pekerjaan revitalisasi gedung sesuai target.
Revitalisasi Pasar Bawah yang dikerjakan oleh PT Ali Akbar Sejahtera (AAS) telah berlangsung sejak 2023. Namun, hingga kini pekerjaan tersebut belum rampung dan sempat mangkrak hampir dua tahun dari target penyelesaian pada 2025.
Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru sebelumnya telah melayangkan surat peringatan kedua kepada pihak pengelola. Namun, surat tersebut belum mendapat tindak lanjut hingga batas waktu yang ditentukan.
