Sebelum Dipecat Maresca Sempat Nego ke Man City?

Jumat, 02 Januari 2026 | 09:18:00 WIB

LONDON - Kabar mengejutkan datang dari Stamford Bridge pada hari pertama Tahun Baru 2026. Enzo Maresca resmi meninggalkan kursi pelatih kepala Chelsea di tengah performa tim yang merosot ke posisi kelima klasemen Liga Inggris. Namun, laporan terbaru dari The Guardian mengungkap fakta mencengangkan di balik perpisahan ini.

Maresca dikabarkan telah memberi tahu manajemen Chelsea bahwa dirinya mengadakan pembicaraan dengan Manchester City. Pelatih asal Italia itu disebut-sebut masuk dalam bursa calon pengganti Pep Guardiola jika sang manajer meninggalkan Etihad Stadium di akhir musim.

Tak hanya City, Maresca juga dilaporkan menjalin komunikasi dengan raksasa Italia, Juventus. Hubungan Maresca dengan dewan direksi Chelsea dikabarkan retak setelah ia mencoba menggunakan minat dari kedua klub tersebut sebagai alat tawar-menawar (bargaining chip) untuk mendapatkan kontrak baru.

"Misteri menyelimuti pernyataan-pernyataan itu, tetapi sekarang ada konteks tambahan bahwa Maresca memberi tahu atasannya bahwa dia telah membahas kemungkinan menggantikan Guardiola," tulis laporan tersebut.

Ketegangan di internal The Blues sebenarnya sudah tercium sejak pertengahan Desember 2025. Setelah kemenangan 2-0 atas Everton, Maresca secara samar menyebut momen tersebut sebagai "48 jam terburuk" yang pernah dialaminya.

Sumber internal menyebutkan bahwa masalah utama bukan sekadar hasil di lapangan, melainkan perilakunya di luar lapangan yang dianggap tidak menentu. Chelsea, yang mengontrak Maresca hingga Juni 2029, akhirnya memilih untuk tidak memenuhi tuntutan kenaikan kontrak dan menyetujui paket pesangon pada Kamis (1/1/2026) pagi.

Setelah era Maresca berakhir, radar Chelsea kini mengarah ke Prancis. Pelatih kepala Strasbourg, Liam Rosenior, mencuat sebagai kandidat utama suksesor Maresca.

Rosenior (41) dinilai sukses membawa Strasbourg bersaing di papan atas Ligue 1 dan tampil impresif di UEFA Conference League. Gaya sepak bola dan kemampuannya mengelola pemain muda menjadi daya tarik utama bagi manajemen Chelsea.

"Meskipun bukan nama besar, ada keyakinan bahwa dia akan memenangkan hati orang-orang dengan kemampuan komunikasinya yang kuat," tulis laporan Mirror.

Sambil menunggu penunjukan resmi, pelatih tim U-21, Calum MacFarlane, akan memimpin skuad Chelsea dalam konferensi pers menjelang laga krusial melawan Manchester City pada Minggu mendatang.

Terkini