PEKANBARU, celotehriau.com - Pengurus dan pelatih cabor yang atletnya meraih medali di PON mengadu ke Komisi V DPRD Riau terkait sisa bonus yang dijanjikan oleh Gubernur Riau pada tahun 2025 lalu segera direalisasikan segera di tahun 2026 ini.
Ketua Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Riau, Doan Nababan, mengatakan saat ini para atlet dan pelatih masih menunggu janji Pemprov Riau soal bonus PON 2024 lalu.
"Atlet dan pelatih sudah lama menunggu janji bonus yang awalnya akan dibayarkan sesuai Peraturan Gubernur (Pergub), namun saat realisasi tak sampai separuh dari yang dijanjikan, " terangnya. .
Ia menyebut, bonus yang diberikan Pemprov Riau baru 40 persen dari total bonus yang dijanjikan. Sementara sisanya dijanjikan akan dibayar pada APBD murni Riau tahun 2026.
"Jadi kita mendesak agar bonus atlet ini segera diserahkan. Kenapa harus ditunda-tunda, sementara atlet sudah mengharumkan nama Riau di nasional, tapi apresiasi dari pemerintah daerah lambat," ujar Doan, saat mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi V DPRD Riau bersama KONI dan Dinas Pemuda dan Olahraga Riau, Selasa (14/4/2026).
Dirinya berharap, bonus atlet dan pelatih tersebut segera dicairkan sesuai janji Gubernur Riau sebelumnya.
Dalampada itu, Kepala Dispora Riau, Yurnalis Basri, menyatakan anggaran bonus sudah masuk APBD murni 2026 sebesar Rp28,09 miliar. "Dari sisi pemerintah sudah kami anggarkan. Persoalannya tinggal waktu kapan dibayarkan," kata Yurnalis.
Menurutnya, pencairan tergantung kondisi keuangan daerah. Turunnya nilai APBD 2026 berpengaruh pada jadwal penggunaan anggaran. Dispora akan melapor ke Sekda untuk memastikan waktu penyelesaian bonus.
"Keputusan akhir ada di pimpinan. Kami hanya menyampaikan dan menindaklanjuti," ujarnya.