CR - Kylian Mbappe kembali menorehkan sejarah di panggung sepak bola dunia. Penyerang timnas Prancis itu mencetak dua gol saat Les Bleus mengalahkan Senegal 3-1 pada laga pembuka Piala Dunia 2026, Selasa (16/6/2026). Raihan itu, sekaligus memecahkan sejumlah rekor bergengsi.
Dua gol tersebut membuat Mbappe melampaui legenda Brasil Pele dan kapten Argentina Lionel Messi dalam daftar pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah piala dunia. Tak hanya itu, pemain berusia 27 tahun itu juga resmi menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa timnas Prancis.
Gol ke-13 dan ke-14 Mbappe pada piala dunia tercipta pada menit ke-66 dan masa injury time. Tambahan dua gol tersebut membuat koleksi gol internasionalnya mencapai 58 gol, melewati rekor sebelumnya yang dipegang Olivier Giroud dengan 57 gol.
"Saya bermain untuk menciptakan sejarah bersama negara saya dan membantu tim memenangkan piala dunia," kata Mbappe, seperti dilansir Associated Press.
Gol pertama Mbappé membuatnya melewati catatan gol Pele pada Piala Dunia. Sementara gol keduanya membuat bintang Real Madrid itu melampaui Lionel Messi dan legenda Prancis Just Fontaine dalam daftar pencetak gol turnamen empat tahunan tersebut.
Kini, Mbappe telah mengoleksi 14 gol pada Piala Dunia dan menyamai rekor legenda Jerman Gerd Muller. Ia hanya terpaut satu gol dari Ronaldo Nazario dan dua gol dari rekor sepanjang masa milik Miroslav Klose yang mengemas 16 gol.
Bek Prancis William Saliba optimistis rekan setimnya itu mampu memecahkan rekor tersebut dalam turnamen kali ini. "Tentu saja saya pikir dia memiliki semua yang dibutuhkan untuk memecahkan rekor gol Piala Dunia. Saya berharap dia bisa melakukannya pada turnamen ini," ujar Saliba.
Pelatih Prancis Didier Deschamps menilai kontribusi Mbappe tidak hanya terlihat dari gol yang dicetaknya. Sebagai kapten tim, Mbappe disebut memiliki pengaruh besar baik di dalam maupun luar lapangan.
"Sebelum mencetak dua gol hari ini, sebagai kapten dia sudah melakukan banyak hal untuk tim. Dia memiliki aura global karena bakat luar biasanya dan selalu menjadi pemain yang menentukan," kata Deschamps.
Menurut Deschamps, Mbappe kini telah menjadi ikon sepak bola dunia. Meski sering mendapat kritik, hal tersebut tidak memengaruhi performanya di lapangan.
Menanggapi kritik yang kerap diterimanya, Mbappé mengaku tidak pernah menjadikan hal tersebut sebagai motivasi utama. "Jika saya bermain hanya untuk membungkam para pengkritik, saya harus bermain sampai usia 80 tahun," ujarnya.
Penampilan gemilang Mbappe menjadi kabar positif bagi Prancis yang datang ke Piala Dunia 2026 sebagai salah satu favorit juara bersama Spanyol. Didukung pemain-pemain, seperti Desire Doue, peraih Ballon d'Or Ousmane Dembélé, Adrien Rabiot, dan William Saliba, Les Bleus menunjukkan kualitasnya saat mengatasi perlawanan Senegal.
Mbappe sendiri bukan sosok asing dalam sejarah sukses Prancis pada Piala Dunia. Ia menjadi bagian penting saat Prancis menjuarai Piala Dunia 2018 dan membawa timnya mencapai final pada edisi 2022.
Dengan torehan rekor demi rekor yang terus bertambah, Mbappe kini menjadi harapan utama Prancis untuk kembali mengangkat trofi Piala Dunia sekaligus mengukuhkan dirinya sebagai salah satu pemain terbaik dalam sejarah sepak bola dunia.