Sempat Viral, Sopir Sedan Lancer Kabur usai Tabrak Motor, Positif Narkoba

Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:00:00 WIB

PEKANBARU (celotehriau.com) – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Pekanbaru mengungkap kronologi kecelakaan lalu lintas yang viral di media sosial, melibatkan mobil Mitsubishi Lancer dan sepeda motor di Jalan Soekarno Hatta jalur barat, dekat SD Dharma Yudha, Kecamatan Payung Sekaki, Selasa (4/8/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Kasatlantas Polresta Pekanbaru Kompol Satrio WB Wicaksana mengatakan, kecelakaan bermula ketika Mitsubishi Lancer bernomor polisi BM 1734 FI yang dikemudikan FRA (23) melaju dari arah selatan menuju utara melalui lajur kiri.

Setibanya di lokasi kejadian, pengemudi diduga berusaha mendahului kendaraan di depannya melalui sisi kiri. Saat melakukan manuver tersebut, mobil menabrak bagian belakang sepeda motor yang identitas pengendara maupun nomor polisinya hingga kini masih belum diketahui.

"Pada saat mendahului, mobil menabrak bagian belakang sepeda motor yang identitas dan nomor polisinya belum diketahui. Kedua kendaraan sama-sama bergerak dari arah selatan menuju utara," kata Kompol Satrio, Rabu (5/8/2026).

Dari hasil penyelidikan sementara, kecelakaan diduga terjadi karena pengemudi kurang berkonsentrasi dan tidak berhati-hati saat berkendara. Selain itu, pengemudi juga diduga tidak memperhatikan kondisi lalu lintas di depannya ketika mendahului dari sisi kiri.

Usai kecelakaan, pengemudi tidak berhenti untuk memberikan pertolongan maupun melaporkan kejadian tersebut. Ia justru meninggalkan lokasi dan pulang ke rumah karena mengaku panik dan takut.

Terpisah Kasubdit Gakkum Satlantas Polresta Pekanbaru, Ipda Firhendra, mengatakan pelaku FRA berhasil diamankan tidak lama setelah kejadian.

Dari hasil pemeriksaan, FRA mengaku sebelum kecelakaan baru selesai makan siang di kawasan Jalan Pinang dan hendak pulang ke rumahnya di Jalan Kulim.

"Alasan yang bersangkutan saat diperiksa, dia sedang ribut dengan pasangannya sehingga tidak fokus ketika mengemudikan kendaraan dan mendahului kendaraan di depannya," ujar Firhendra.

Hasil pemeriksaan urine di Rumah Sakit Bhayangkara kemudian menunjukkan FRA positif mengandung amfetamin dan metamfetamin.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan di Rumah Sakit Bhayangkara, pengemudi positif menggunakan amfetamin maupun metamfetamin," kata dia.

Menurut Firhendra, saat ini FRA telah diserahkan ke Satresnarkoba Polresta Pekanbaru untuk proses pendalaman lebih lanjut.*

Terkini