Kabut Asap Karhutla Selimuti Pekanbaru, Warga Keluhkan Bau Menyengat

Rabu, 12 Agustus 2026 | 08:00:00 WIB

PEKANBARU (celotehriau.com) - Kabut asap yang diduga berasal dari hasil kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Rabu (12/8/2026) pagi terpantau menyelimuti Kota Pekanbaru. Tak hanya itu, bau asap juga mulai menyengat.

kabut asap sangat terlihat di sekitar Panam seperti di jalan HR Soebrantas.

Meski jarak pandang masih aman namun kondisi ini dikeluhkan banyak warga. "Kabut asap mulai menyengat dan membuat mata perih," kata salah seorang warga dalam pesan singkatnya.

Ia berharap pemerintah segera mengatasi kebakaran hutan dan lahan agar tidak meluas.

Untuk diketahui berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekanbaru, konsentrasi partikulat PM2.5 terpantau masuk kategori tidak sehat.

Sementara itu, luas lahan yang terbakar di Kota Pekanbaru sepanjang Januari hingga 9 Agustus 2026 mencapai 42,14 hektare.

"Kondisi ini membuat kita harus melakukan persiapan untuk antisipasi bencana kebakaran lahan," kata Walikota Pekanbaru Agung Nugroho, Selasa (11/8/2026).

Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho, meminta kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran lahan ditingkatkan menyusul kondisi kemarau dan fenomena El Nino.

Agung mengatakan, kondisi cuaca kering meningkatkan risiko kebakaran di sejumlah wilayah rawan. Pemko Pekanbaru pun memperkuat langkah antisipasi, terlebih kualitas udara di Kota Pekanbaru sempat berada dalam kategori tidak sehat.

Terkini