BPBDP Riau Klaim Karhutla Mulai Berkurang

BPBDP Riau Klaim Karhutla Mulai Berkurang

PEKANBARU (celotehriau.com) - Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadaman (BPBDP) Riau, M Edy Afrizal, mengatakan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Riau mulai berkurang.

Menurutnya, saat ini kasus Karhutla di Riau tinggal 2 titik dari yang sebelumnya terdapat 12 titik api.

"Alhamdulillah berkurang, tinggal 2 titik api lagi. Dua titik api itu berada di Kabupaten Indragiri Hulu," ujar Edy, Rabu (9/9/2026).

Sementara kabupaten/kota lainnya sudah terbebas dari titik api. Namun begitu pihaknya tetap waspada mengantisipasi Karhutla.

Terlebih lagi saat ini masih ada 25 titik asap yang sedang proses pendinginan. Menurutnya, titik asap ini juga masih berpotensi terus berkembang jika tidak dilakukan pendinginan segera.

Hingga kini, kata Edy, luas lahan yang terbakar sejak awal tahun 2026 mencapai 19.206 hektare. Karhutla terluas masih berada di Kabupaten Bengkalis, yakni 8.504 hektare.

Kemudian disusul Pelalawan dengan luas 6.716 hektare, Indragiri Hilir 1.154 hektare, Indragiri Hulu 735 hektare, Dumai 561 hektare, Rokan Hilir 455 hektare, Siak 417 hektare, Kepulauan Meranti 298 hektare, Kampar 148 hektare, Pekanbaru 103 hektare, Kuantan Singingi 71 hektare, dan Rokan Hulu 39 hektare.

Berita Lainnya

Index