Gubri dan Enam Bupati Walikota, Sepakat PSBB Tak Diperpanjang

Kamis, 28 Mei 2020 | 23:04:53 WIB

CELOTEH RIAU.COM--Gubernur Riau, Drs H Syamsuar MSi bersama enam Walikota dan Bupati, telah sepakat tidak  memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Hal itu terungkap usai  melakukan rapat kordinasi dengan enam bupati/walikota se Provinsi Riau, Kamis (28/5/2020).


Artinya, enam bupati dan walikota yakni Kabupaten Kampar, Pelalawan, Siak, Bengkalis, Pekanbaru dan Dumai sepakat tidak memperpanjang PSBB di daerahnya.


''Kami telah melakukan rapat bersama pemerintah kabupaten/kota. Mereka sepakat PSBB tidak memperpanjang lagi PSBB yang telah dilaksanakan dua minggu lalu,'' kata Gubri Syamsuar usai video conference dengan bupati/walikota membahas PSBB, di Gedung Daerah Pekanbaru, Kamis (28/5/2020).

Kata Gubri, pertimbangan tidak memperpanjang PSBB ini, lebih disebabkan, karena setelah melihat penurunan kasus dan atas adanya dukungan disiplin yang berjalan di masing-masing daerah.

''Hal ini juga sesuai dengan hitung-hitungan, bahwa menurunnya Rt atau Reffective dibawah 1 atau 088 di Riau,'' ungkap Gubri. 

Penurunan angka ini, sebut Gubri merupakan prestasi bagi masyarakat Riau dan kerja sama gugus tugas provinsi dan kabupaten/kota yang mendukung kebijakan ini.

Selain itu, hal ini juga didukung, bahwa kasus transmisi lokal dan impor di provinsi Riau jauh menurun. 

Bahkan, sambung Gubri, dilihat beberapa terakhir, klaster Magetan Jawa Timur dan Sukabumi Jawa Barat di Riau hampir tidak ada lagi terjadi penambahan.

Maka, apa sudah dicapai bersama ini harus dipertahankan dan diharapkan terus diturunkan lagi Rt yang 088. 

''Karena kalau angka kasus Covid-19 ini bisa kita tekan, maka akan lebih bagus. Dan itu lah arah ke new normal itu,'' ujar Gubri.

Gubri juga berharap, mudah-mudahan masyarakat Riau dapat mewujudkan keinginan pak Presiden dalam rangka menciptakan masyarakat yang aman Covid-19.

''Tujuannya, agar masyarakat aman dalam menjalankan aktifitas masing-masing. Namun, tetap mengedepankan protokol kesehatan,'' pungkas Gubri.

Terkini