Kabut Asap Makin Parah, Begini Respon Ketua DPRD Pekanbaru

Senin, 09 September 2019 - 20:49:50 WIB Cetak

Hamdani (kiri) saat menerima palu pimpiman dari mantan ketua DPRD Pekanbaru, Sahril.

PEKANBARU - Kabut Asap di Pekanbaru saat pagi hari terlihat sangat pekat dan berbahaya. Bahkan, kondisi ini tak sedikit membuat masyarakat jatuh sakit akibat tebalnya kabut dampak kebakaran lahan dan hutan (Karhutla) di Riau yang tak kunjung bisa dituntaskan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau.

Menanggapi bencana kabut asap tersebut, Ketua DPRD Pekanbaru sementara, Hamdani dengan tegas berharap agar Pemprov Riau dan Pemko Pekanbaru segera bertindak cepat mengatasi persoalan kabut asap yang sudah terjadi dalam kurun waktu lama ini. 

"Pemerintah harus bertindak cepat, karena ini berdampak tidak baik buat kesehatan terutama anak-anak. Sampai hari ini kita belum dengar Pemko Pekanbaru melalui Dinas Pendidikan meliburkan siswa, seperti siswa Tk SD, SMP yang merupakan kewenangan Pemko, kita baru dengar informasi dari Disdik Riau," kata Hamdani.

Hamdani menambahkan, Pemrov Riau dan Pemko Pekanbaru perlu membuat langkah atau tindakan kongrit, mengingat saat ini Pekanbaru juga sudah menetapkan status darurat siaga asap.  

"Segera buat aksi nyata untuk menyelamatkan masyarakat seperti membuat posko evakuasi penanggulangan dan dampak kabut asap bagi masyarakat. Jangan biarkan masyarakat menjadi korban dan menghirup udara dampak dari kebakaran lahan dan hutan ini," tegasnya.

Tidak hanya itu saja, Hamdani yang maju dari Dapil Bukit Raya-Marpoyan Damai saat Pileg April 2019 lalu, menyebutkan keberadaan Indeks Standar Polusi Udara (ISPU) yang ada di Pekanbaru bisa memberikan informasi yang rill dan faktual terhadap kategori asap di Pekanbaru.

"Papan ISPU inikan jadi sumber informasi buat masyarakat terhadap kualitas udara, sekarang sumber informasi yang ada, malah ada yang error serta rusak. Kalau papan ISPU nya bagus, tentu masyarakat akan lebih waspada jika hendak keluar meninggalkan rumah," sambungnya.

Terakhir kata Hamdani, agar kondisi kabut asap akibat Karhutla ini tidak terus menerus mengancam kesehatan masyarakat, terutama untuk kalangan balita, anak sekolah, Ibu hamil dan lansia, dirinya berpesan agar masyarakat tetap menjaga kesehatan dan menggunakan masker.

"Itu yang harus dilakukan oleh masyarakat sekarang. Jika keluar rumah menggunakan roda dua, maka kami ingatkan untuk gunakan masker. Perbanyak didalam ruangan dan konsumsi air putih agar tidak mudah sakit," pungkasnya.



Tulis Komentar +
Berita Terkait+