Usai Terpilih, Puan Maharani:Kita Tak Anti Kritik!

Selasa, 01 Oktober 2019 - 22:04:32 WIB Cetak

Puan Maharani dipilih partainya PDIP menjadi Ketua DPR RI.

CELOTEHRIAU.COM--? Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan lembaga yang dipimpinnya tetap mengharapkan dukungan dan masukan dari masyarakat luas mengenai berbagai tugas yang diemban hingga lima tahun ke depan.

Puan menegaskan DPR tak akan anti terhadap kritik yang dilontarkan masyarakat. Meski begitu ia berharap masyarakat tetap objektif dalam menilai pelaksanaan tugas DPR.

 

"Kita tidak antikritik, tetapi diharapkan masyarakat tidak mudah terjebak pada penilaian yang bersifat apriori terhadap pelaksanaan tugas-tugas DPR," kata Puan saat berpidato usai resmi dilantik sebagai Ketua DPR RI, Selasa (1/10).

Puan menegaskan bahwa DPR adalah lembaga yang merepresentasikan dari konsep kedaulatan rakyat. Dengan demikian Puan menyatakan Gedung DPR akan tetap menjadi rumah rakyat.

DPR, kata dia, akan selalu terbuka terhadap setiap aspirasi dan masukan dari masyarakat.


"Marilah kita jaga bersama kepercayaan yang telah diberikan rakyat tersebut melalui kerja keras, kerja cerdas, dan dedikasi yang tinggi dalam menjalankan fungsi dan peran DPR yang dapat memenuhi aspirasi dan harapan rakyat," kata Puan.

Selain itu, Puan meminta agar DPR RI tak mudah terpecah belah dan justru kontraproduktif dalam menjalankan tiap fungsi-fungsinya yang dinamis. 

Ia berkeinginan agar kepentingan nasional dan empat pilar kebangsaan yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika tetap menjadi landasan utama bagi para anggota dalam menjalankan tugas kedewanan.


"Kekritisan kita, khususnya dalam mengimplementasikan prinsip demokrasi dan menjalankan mekanisme checks and balancesharuslah selalu konstruktif, dan membangun peradaban demokrasi di Indonesia," tambahnya.

Puan secara resmi jadi Ketua DPR dalam Rapat Paripurna yang digelar malam ini. Puan dicalonkan oleh PDIP sebagai pemenang Pemilu 2019 sekaligus pemilik kursi terbanyak di parlemen.

Mantan Menteri koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan ini didampingi empat wakil ketua yakni Azis Syamsuddin dari Golkar, Sufmi Dasco Ahmad dari Gerindra, Rachmat Gobel dari Nasdem, dan Muhaimin Iskandar dari PKB.



Baca Juga Topik #politik+
Tulis Komentar +
Berita Terkait+