ROKANHILIR, celotehriau.com --Dibawah kepemimpinan Wan Muhammad Kudri, SE, MM, PT Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Rokan Hilir (Rohil) Perseroda telah berhasil meraih berbagai penghargaan bergengsi dari beberapa lembaga pada tahun 2024 lalu dan tahun ini.
Namun terdapat keanehan, beberapa karyawan Bank Rohil dibantu beberapa mahasiswa dan masyarakat baru-baru ini malah melakukan aksi demontrasi menuntut dan meminta Bupati H. Bistamam selaku pemegang saham tunggal mencopot Wan Muhammad Kudri dari jabatannya sebagai Direktur Utama (Dirut) Bank Rohil.
Bahkan, demontrasi yang mereka lakukan sudah 2 kali, pertama mendatangi kantor Bank Rohil pada tanggal 29 September sampai 30 September 2025. Mereka baru membubarkan diri pukul 01.30 Wib. Kedua, Rabu kemarin di Kantor Bupati Rohil. Kabarnya, mereka akan melakukan aksi yang sama pada hari Senin, (27/10/25) mendatang.
Sebelumnya terungkap suatu fakta yang mengejutkan, demontrasi itu diduga telah didanai oleh oknum. Dan para karyawan diduga diprovokasi oleh mantan Dirut Bank Rohil priode 1998 - 2016 berinisial H.ST. Hal itu terungkap dari tangkapan layar (Capture) Whatshapp pribadi dan Whatshapp Grub (WaG) yang diterima media ini.
Atas terungkapnya dua dugaan itu, disinyalir ada pihak yang ingin jabatan yang sedang diemban Wan Muhammad Kudri. Namun sayangnya dengan cara kotor dengan mengenyampingkan prestasi yang diraih Bank Rohil dalam kurun waktu lebih kurang 2 tahun ini.
Padahal, sejak Wan Muhammad Kudri diamanahkan sebagai Dirut pada Februari 2024 lalu, Bank Rohil mencetak rekor yang membanggakan daerah. Bank itu meraih laba terbesar di Provinsi Riau sebelum pajak sebesar Rp7.355.563.681,- pada 31 Desember 2024.
Tak hanya itu, Bank kebanggaan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rohil itu juga mencatatkan pencapaian luar biasa di tahun yang sama. Keberhasilan itu didukung oleh pertumbuhan signifikan dalam beberapa indikator utama kinerja keuangan.
Kepada media ini, Jumat, (24/10/25), Wan Muhammad Kudri membeberkan, kredit tumbuh sebesar Rp. 15.216.585.939,- sepanjang tahun 2024. " Itu menunjukkan kepercayaan yang tinggi dari masyarakat dalam mengakses layanan kredit Bank Rohil," ujar pria kelahiran Rantau Panjang Kiri tahun 1985 itu.
Dijabarkan Wan Muhammad Kudri, lima tahun sebelum ia menjabat Dirut, capaian aset kala itu Rp 61 miliar lebih. Ketika ia menjabat baru sampai saat ini lebih kurang 2 tahun, pertumbuhan aset naik Rp 71 miliar lebih. Raihan itu tidak terlepas berkaberkat kerjasama yang baik dengan seluruh jajaran Bank Rohil.
" Total Aset pada bulan desember 2024 Bank Rohil Rp.197,886,260,557, bulan September 2025, Rp. 244,110,452,752. Itu mencerminkan pengelolaan yang solid dan kapasitas Bank untuk terus berkembang," ujar pria S1 jurusan Ilmu Ekonomi di Unirversitas Riau itu.
Masih kata Wan Muhammad Kudri, inovasi produk dan posisi strategis sebagai Bank Payroll Inovasi terus menjadi fokus utama PT. BPR Rokan Hilir. Peluncuran produk simpanan seperti Simpanan Arisan (SIMARIS) dan Tabungan Betuah telah menarik minat masyarakat luas dan memperkuat basis simpanan.
"Selain itu, pada tahun 2024 lalu, Bank Rohil berhasil menjadi Bank payroll pertama kalinya untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Rohil. Kolaborasi ini mempertegas peran strategis Bank dalam mendukung pengelolaan keuangan Pemda," bebernya.
Rencana inovasi tahun ini, ujar Wan Muhammad Kudri yang pendidikan S2 nya di Institute Bisnis dan Teknologi Pelita Indonesia Pekanbaru jurusan Managemen, Bank Rohil meluncurkan berbagai inovasi kredit seperti Kredit Usaha Rakyat Daerah (Kurda) dan Kredit Sarana Ibadah untuk menjawab kebutuhan masyarakat.
"Bank ini akan mengupayakan posisi sebagai Bank pengelola kas desa khususnya di Kabupaten Rohil, sebagaimana telah diakomodir dalam Permendagri Nomor 21 Tahun 2024 tentang Pengelolaan BPR dan BPRS Milik Pemerintah Daerah,"ungkapnya.
Ia juga menyampaikan, keberhasilan tersebut tidak lepas dari dukungan Pemkab Rohil, nasabah setia, dan kerja keras seluruh tim Bank Rohil, baik jajaran di kantor pusat maupum cabang.
"Kami berkomitmen untuk terus berinovasi, memperkuat tata kelola, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, ”imbuhnya.
Terakhir, Wan Muhammad Kudri mengungkap suatu fakta yang mencenggangkan. Dikatakannya, bahwa Bank Rohil meraih peringkat 2 nasional dari InfoBank untuk kategori Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dengan aset antara Rp 100 Miliar hingga Rp 250 Miliar milik Pemerintah Daerah (Pemda) terbaik di Indonesia.(***/CR10)
