PEKANBARU, celotehriau.com– Komitmen Perbasi Pekanbaru dalam memberikan perlindungan maksimal bagi atlet usia dini terus dibuktikan.
Sejak terjalinnya kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan dan RS Awal Bros pada April 2023 lalu, ratusan atlet basket muda kini mendapatkan jaminan penuh ketika mengalami cedera saat latihan ataupun bertanding.
Sekretaris Perbasi Pekanbaru, Roby Saputra, menyampaikan bahwa hingga saat ini lebih dari 700 anak telah tercover BPJS Ketenagakerjaan, menjadikan Basket Pekanbaru sebagai salah satu Cabor yang paling serius memberi perlindungan atlet khususnya bagi atlet muda.
"Puluhan atlet sudah merasakan manfaatnya. Ada yang langsung mendapat layanan berobat gratis, bahkan hingga tindakan MRI ketika cedera. Semua ditanggung BPJS TK," ujar Roby, Kamis (11/12/2025).
Menurutnya, tidak hanya cedera ringan, namun puluhan atlet juga telah mendapatkan penanganan cedera serius yang mencapai biaya puluhan hingga ratusan juta rupiah, sepenuhnya ditanggung melalui skema perlindungan yang sudah berjalan hampir tiga tahun itu.
Roby menegaskan bahwa setiap event basket di Pekanbaru yang mendapatkan Rekomendasi dari Perbasi Pekanbaru, baik yang digelar oleh EO, sekolah maupun klub secara otomatis akan memperoleh fasilitas medis gratis dari RS Awal Bros.
"Ini adalah hasil kerja sama antara Perbasi Pekanbaru, BPJS Ketenagakerjaan, dan RS Awal Bros. Setiap event resmi Perbasi akan mendapatkan dukungan medis penuh, sehingga penyelenggara dan atlet merasa aman,"cakapnya.
Ia menambahkan, cedera serius atlet ditangani langsung oleh Sports Center RS Awal Bros, yang memiliki fasilitas lengkap untuk pemulihan olahraga.
Melihat besarnya manfaat program ini, Perbasi Pekanbaru memastikan akan melanjutkan kolaborasi strategis tersebut.
“Tahun 2026 kita akan melakukan perpanjangan perjanjian kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan. Ini penting untuk menjamin keselamatan atlet basket kita, terutama karena komitmen dan konsistensi program pembinaan usia dini yang terus kita jalankan,” kata Roby.
Roby menegaskan bahwa Perbasi ingin memastikan setiap anak yang menggeluti basket di Pekanbaru merasa aman, terlindungi, dan mendapat fasilitas terbaik ketika mengalami risiko cedera.
"Basket berkembang sangat pesat di Pekanbaru. Tugas kami adalah memastikan para atlet muda tetap terlindungi. Ke depan program ini akan kami wajibkan untuk pelatih dan wasit,” tutupnya.
