Bangun Jalan 3 Kilometer, PT Conch dan Pemkam Tualang Bersinergi Bangun Desa, Teken MoU Pembangunan Jalan

Bangun Jalan 3 Kilometer, PT Conch dan Pemkam Tualang Bersinergi Bangun Desa, Teken MoU Pembangunan Jalan

SIAK, Celotehriau.com – Komitmen PT Conch Cement Indonesia dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di kampung tampak bukan hanya bulan semata.

Perusahaan semen terkemuka tersebut secara resmi menjalin sinergi strategis dengan Pemerintah Kampung Tualang Kecamatan Tualang,Siak melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) terkait pembangunan dan peningkatan kualitas jalan kampung di kawasan perkebunan sawit masyarakat.

?Langkah ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab sosial, sekaligus dukungan terhadap konektivitas wilayah. Pembangunan di Jalan Sialang Tigo Selaman (STS) Dusun Surya Kampung Tualang ditujukan untuk membenahi akses jalan  masyarakat setempat.

Mengingat topografi wilayah Kabupaten Siak yang di dominasi oleh lahan rawa dan gambut, PT Conch dalam pengerjaan difokuskan pada penguatan struktur dasar jalan melalui penimbunan yang dikombinasikan dengan penggunaan semen beku.

?Teknik pencampuran semen beku ini berfungsi untuk meningkatkan daya dukung tanah yang labil, sehingga struktur jalan menjadi lebih stabil dan tidak mudah mengalami penurunan atau amblas di masa mendatang.

Kepala Kampung Tualang Juprianto menyampaikan apresiasi yang mendalam atas inisiatif dan realisasi kerja sama ini. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah desa dan pihak swasta adalah kunci utama dalam mempercepat pembangunan infrastruktur yang seringkali terkendala keterbatasan anggaran daerah.

?“Kami sangat mengapresiasi komitmen PT Conch. Perbaikan jalan ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan investasi jangka panjang bagi kelancaran aktivitas ekonomi warga kami. Adanya MoU ini menjadi payung hukum yang jelas bagi kedua belah pihak dalam membangun desa secara berkelanjutan,” ungkapnya.

?Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa meskipun pembangunan dilakukan oleh pihak perusahaan, status kepemilikan jalan tetap berada di bawah naungan Kampung Tualang.

"Pembangunan dilakukan di atas tanah milik kampung, sehingga ke depan statusnya tetap jalan kampung yang dapat dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat luas. Ini memastikan bahwa hak-hak warga tetap terjaga," tambahnya.

Sektor perkebunan kelapa sawit merupakan salah satu mata pencaharian warga yang menjadi penopang ekonomi. Pembangunan jalan tersebut juga disambut antusias oleh masyarakat setempat yang telah lama mendambakan infrastruktur yang layak.

Warga berharap, pola kerja sama produktif seperti yang ditunjukkan oleh PT Conch dan Pemkam Tualang ini dapat menjadi percontohan bagi perusahaan lain di wilayah Kabupaten Siak untuk turut berkontribusi dalam pembangunan.

"Alhamdulillah jalan yang selama ini kami lalui disaat hujan jadi bubur itu akhirnya kini di bangun juga, terimakasih PT Conch dan pak Penghulu Kampung Tualang, jalan ini sangat bermanfaat bagi kami," ungkap salah satu masyarakat.

Senada dengan warga, Ketua RT 01 RW 01 Dusun Surya, Abdul Rasyid, menyampaikan bahwa pembangunan ini merupakan harapan lama masyarakat yang kini mulai terwujud.

“Ini merupakan langkah awal yang sangat kami rasakan manfaatnya. Jalan ini dibangun di atas tanah kampung, sehingga nantinya menjadi milik masyarakat. Sudah lama kami mengidamkan pembangunan ini,” ujar Rasyid.

Ia menambahkan, meski pembangunan pabrik masih dalam tahap proses, kehadiran investor telah memberi dampak awal yang signifikan, terutama dalam membuka akses yang selama ini menjadi kendala utama warga.

Dukungan juga datang dari kalangan petani. Darlen, petani sawit yang lahannya berada di sepanjang jalan STS, mengaku pembangunan ini sangat membantu aktivitas mereka.

“Kami sangat bersyukur. Jalan ini nanti akan mempermudah kami mengeluarkan buah sawit. Selama ini kami harus gotong royong karena kondisi jalan kurang diperhatikan,” tambahnya.

Ia juga menegaskan bahwa masyarakat petani tidak mengharapkan proyek, melainkan akses jalan yang layak.

“Kami ini tidak butuh proyek, kami hanya butuh jalan yang bagus supaya mempermudah masyarakat yang notabene merupakan petani kecil,” tegasnya.

Pembangun jalan yang diperkirakan sepanjang 3 kilometer itu merupakan jalan kampung yang berada di kampung Tualang.

Pembangun jalan tersebut diwacanakan akan diselesaikan hingga akhir tahun 2026 mendatang.(IBAL) 

Berita Lainnya

Index