CR - Anak perusahaan PT Sarana Pembangunan Riau (SPR) yakni PT SPR Langgak telah melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB).
RUPSLB tersebut menetapkan pimpinan PT SPR Langgak, yakni Muhamad Sambo Suharman ditunjuk Komisaris dan Dr Satria Antoni sebagai Direktur PT SPR Langgak.
Sambo Suharman sendiri diketahui merupakan anak dari mantan Bupati Rokan Hulu yang juga mantan Ketua DPRD Riau, Suparman. Yang menjadi perhatian publik adalah saat ini Sambo baru berusia 22 tahun.
Penetapan Komisaris dan Direktur PT SPR Langgak dipimpin langsung Direktur PT SPR, Muhammad Haris pada 19 Juni 2026 lalu, di Kantor SPR Jalan Diponegoro Pekanbaru.
Kepala Biro Perekonomian dan SDA Setdaprov Riau, Sri Irianto membenarkan jika Komisaris dan Direktur PT SPR Langgak telah ditetapkan melalui RUPSLB.
"Iya, sudah ditetapkan Komisaris dan Direktur PT SPR Langgak. Dalam RUPSLB tersebut dilakukan perampingan struktur, hanya satu komisaris dan direktur saja yang ditetapkan," kata Sri Irianto.
Dengan perampingan tersebut Sri Irianto mengklaim perusahaan dapat melakukan penghematan sebesar Rp6 miliar yang bisa dialihkan menjadi deviden bagi daerah.
"Karena selama ini biaya operasional direksi PT SPR Langgak cukup besar, sehingga deviden yang diberikan ke pemerintah daerah kurang maksimal," ujarnya.
Karena itu, Sri Irianto berharap dengan dipilihnya Komisaris dan Direktur PT SPR Langgak yang baru bisa membawa perusahaan lebih baik lagi.
"Kita harap pimpinan PT SPR Langgak yang baru bisa meningkatkan produk minyak, menemukan bisnis baru baik di bidang minyak dan gas. Serta bisa memanfaatkan peluang sumur-sumur minyak baru dalam upaya peningkatan deviden," harapnya.
