Ini Prediksi 6 Kepala OPD yang Akan Dijadikan ‘Pembantu’ Walikota Firdaus

Senin, 09 Desember 2019 - 10:24:50 WIB Cetak

Walikota Pekanbaru, Firdaus.

CELOTEHRIAU.COM (PEKANBARU) - Tahapan ujian assessment di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru telah tuntas diselenggarakan. Total, sebanyak 15 nama calon Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dari 7 OPD yang di assessment telah diserahkan oleh Panitia Seleksi (Pansel) via surat nomor B-2549/KASN/8/2019 tertanggal 2 Agustus 2019, kepada Walikota Pekanbaru, Firdaus.

Berdasarkan apa yang telah disampaikan Firdaus, kemungkinan besar nantinya hanya 6 Kepala OPD yang akan dilantik pada bulan Desember ini dari 7 jabatan yang telah di assessment. 

Jika benar, orang nomor satu di Pekanbaru hanya akan melantik Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Kepala Dinas Perhubungan (Dishub), Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang), Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Kota Pekanbaru. Diluar Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru.

Lalu, siapakah para pejabat yang akan dipilih Walikota Pekanbaru, Firdaus untuk dijadikan pembantunya hingga 22 Mei 2022 mendatang? Ini prediksinya.

Pertama, jabatan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru. Tiga nama yang direkomendasikan Pansel Assessment diantaranya yakni Yuliarso, Syafril dan Marzuki. 

Meski sudah malang melintang menjabat sebagai pejabat esselon II di beberapa kepala OPD, tidak ada jaminan Syafril akan kembali dipilih Walikota Pekanbaru usai lama nonjob dan pernah diberhentikan atas rekomendasi Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) dari jabatannya lantaran pernah melakukan pelanggaran berat saat menjabat sebagai Pejabat Tinggi Pratama (PTP).

Sehingga, nama Yuliarso menjadi yang terdepan dibandingkan dua nama terakhir. Meski disini ada nama mantan Kepala Dishub Pekanbaru, Syafril, namun kecenderungan orang nomor satu di Pekanbaru untuk memilih Kepala OPD di Dishub Pekanbaru akan lebih mengarah kepada Yuliarso yang saat ini menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dishub Kota Pekanbaru.

Alasan untuk mendefinitifkan Yuliarso ini cukup masuk akal karena selama menjabat menggantikan Kendi Harahap, mantan Camat Sukajadi ini pelan tapi pasti telah menuntaskan Pekerjaan Rumah (PR) yang dianggap sangat vital dan selalu menjadi momok Pemko Pekanbaru setiap tahunnya. Yakni soal pembayaran tunggakan Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kota Pekanbaru. Meskipun beberapa PR lainnya masih belum dituntaskan seperti belum maksimalnya pungutan retribusi parkir, keberadaan parkir liar serta keberadaan angkutan massal yang membawa penumpang dari perumahan ke halte bus TMP atau feeder.

Kedua yakni Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Pekanbaru. Dari ketiga nama pejabat yang direkomendasikan yakni Idrus, Muhammad Irwan dan Nurhasminsyah, tentunya sangat mudah diprediksi jika jabatan Kepala Diskop dan UMKM akan diamanahkan kepada mantan Kepala Bagian Kesra Setdako Pekanbaru yang saat ini sudah menyandang gelar Doktor yakni Idrus.

Mantan Kepala KUA di Pekanbaru ini menjadi yang terkuat dibandingkan dua nama terakhir. Kedekatan dan hubungan emosional dengan keluarga Walikota membuat nama Idrus menjadi yang terdepan untuk didefinitifkan di bulan Desember mendatang.

Ketiga yakni Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Pekanbaru. Meski telah mengantarkan Pemko Pekanbaru kembali meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Riau, tidak serta merta nama Syoffaizal akan dilirik Walikota Pekanbaru, Firdaus dengan cepat. Bukan tanpa sebab, jabatan Kepala BPKAD Pekanbaru seperti menjadi yang ‘istimewa’ karena sudah sejak lama dan terus menerus dijabat Pelaksana Tugas (Plt) pasca mundurnya Ir Musa di tahun 2016 lalu. 

Untuk jabatan ini, Plt Kepala BPKAD Kota Pekanbaru, Syoffaizal memiliki pesaing yang cukup kuat karena karena ada nama Marzuki (Kabid di Bapenda) dan Yulianis (Kabid Anggaran BPKAD) yang pastinya akan membuat bingung Firdaus dalam memilih pembantunya tersebut.

Keempat yakni Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Daerah (BPBD) Kota Pekanbaru. Sejak dimunculkan sebagai OPD baru dua tahun yang lalu, BPBD Pekanbaru masih dijabat Pelaksana Tugas (Plt) yang sampai saat ini masih diamanahkan kepada Burhan Gurning (Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Pekanbaru).

Meski disini ada tiga nama yang diusulkan, namun bisa dipastikan hanya ada nama Nurhasminsyah dan Zarman Candra diluar Idrus yang akan bersaing untuk merebut hati Walikota Pekanbaru, Firdaus. Peluang kedua pejabat ini masih 50:50 persen untuk dipilih menjadi Kepala BPBD Pekanbaru. 

Kelima, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kota Pekanbaru. Sama halnya dengan jabatan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, jabatan Kepala Balitbang Pekanbaru juga sangat mudah diprediksi kemana akan diberikan kepada tiga pejabat yang diusulkan oleh Pansel Assesment yakni Masykur Tarmizi, Muhammad Irwan dan Hazli Fendriyanto.

Pasca pensiunnya Yusrizal sebagai Kepala Balitbang, nama Masykur Tarmizi paling santer dijagokan untuk duduk sebagai Kepala Balitbang dan segera melepaskan jabatan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pekanbaru. Hal ini diperkuat dengan komentar Walikota Pekanbaru, Firdaus yang menyatakan adanya pergeseran atau rotasi di salah satu OPD karena adanya pejabat yang ikut assesment. 

Terakhir, jabatan Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Kota Pekanbaru. Selain Masykur Tarmizi, ada dua nama lainnya yang diusulkan Pansel Assesment yakni Hazli Fendriyanto dan Masriya. Berkaca dari pengalaman, nama Masriya paling memungkinkan untuk diberikan amanah baru dan dipromosikan menjadi pejabat esselon II. 

Bukan tanpa sebab, Masriya yang dijuluki sebagai specialis Pelaksana Tugas (Plt) di BKPSDM Kota Pekanbaru ini sudah cukup lama menjabat sebagai Sekretaris. Jadi bukan tidak mungkin Firdaus akan memberikan ‘hadiah’ kepada Masriya untuk mencoba amanah baru sebagai Staf Ahli di lingkungan Pemko Pekanbaru.

Nah, itulah prediksi celotehriau.com kepada para pembaca setia terkait pemilihan 6 Kepala OPD yang kemungkinan besar akan dilantik pada Desember 2019. Meskipun dalam pemilihan Kepala OPD menjadi hak preogratif Walikota Pekanbaru, Firdaus, tidak ada salahnya kita memprediksikan sejak awal para pejabat yang akan beruntung untuk dijadikan pembantu Firdaus-Ayat di periode keduanya ini.



Tulis Komentar +
Berita Terkait+