PEKANBARU -- Pasca pemulangan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dari Malaysia melalui Kota Dumai, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru akan langsung mengambil sikap. Hal ini disebabkan karena adanya tiga warga asal Pekanbaru yang tergolong menjadi Orang Dalam Pemantauan (ODP) karena baru kembali dari Malaysia.
Wali Kota Pekanbaru Dr H Firdaus MT menyebutkan, mereka belum bisa melakukan standar yang seharusnya. Para TKI asal Malaysia yang berasal dari Pekanbaru belum bisa menjalani isolasi.
"Kita belum punya ruang isolasi untuk 14 hari, maka kita minta tiga orang TKI diserahkan ke keluarga untuk isolasi mandiri," kata Firdaus.
Ketiganya sudah berada di Kota Pekanbaru sejak Senin dinihari. Ia menegaskan bahwa ketiganya dalam pengawasan ketat menjalani isolasi mandiri.
Firdaus berpesan agar ketiganya disiplin untuk isolasi mandiri. Apalagi para TKI itu berada di tiga kecamatan berbeda, yakni Kecamatan Tampan, Kecamatan Payung Sekaki dan Kecamatan Sail.
Firdaus mengajak masyarakat lebih waspada untuk mencegah penyebaran Covid-19. Apalagi sejumlah daerah di Pulau Jawa sudah menjadi zona merah.
Ia menegaskan, setiap penumpang pesawat dari sejumlah rute di Pulau Jawa ke Kota Pekanbaru menjadi ODP. Mereka jadi ODP lantaran datang dari zona merah.
