Firdaus: Partisipasi Masyarakat Tampan Untuk Ikuti Rapid Test Massal Masih Rendah

Kamis, 14 Mei 2020 - 09:51:26 WIB Cetak

Walikota Pekanbaru Firdaus.

PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru telah melakukan rapid test di dua titik Kecamatan Tampan. Dari hasil rapid rest massal ini, satu orang dinyatakan reaktif Virus Corona atau Covid-19.

Untuk diketahui, ada dua titik tempat dilakukan rapid test di kecamatan terbanyak kasus Covid-19 itu. Pertama, di Kelurahan Sialang Munggu dan di Pasar Simpang Baru, Kelurahan Tuah Karya. 

Walikota Pekanbaru Firdaus mengakui, partisipasi masyarakat untuk lakukan tes masih kurang. Di Kelurahan Tuah Karya (Pasar Simpang Baru), dari 250 alat yang disediakan, hanya 75 orang yang lakukan tes. 

"Ada lanjutan. 75 di pasar. Ini juga partisipasi rendah. Yang di pasar Simpang Baru itu dari 250 yang kita siapkan, partisipasi cuma 75 orang. Kemudian yang di perumahan. Di Kelurahan Sialang Munggu, dari 95 yang rapid, 1 reaktif," kata Firdaus. 

Lanjutnya, untuk warga yang reaktif, Ia meminta untuk dilakukan perawatan lebih lanjut. Pemko bakal lakukan tes swab terhadap yang bersangkutan dan juga keluarga inti. 

"Supaya diurus dengan baik. Reaktif seperti itu harusnya masuk dalam perawatan. Segera dilakukan swab juga ke Keluarga Intinya. Kemudian juga yang pernah kontak dengan dia," jelasnya. 

Diberitakan sebelumnya, Pemko menyediakan 500 alat rapid test. Tim menggelarnya di Kantor Lurah Sialang Munggu, di Pasar Simpang Baru Panam, Kelurahan Tuah Karya.

"Jadi kita laksanakan di dua lokasi satu di kantor lurah dan satu lagi di pasar," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru, M Amin. 

Rapid test di dua kelurahan itu menjadi sasaran lantaran termasuk banyak jumlah kasus positif covid-19. "Ada juga yang datang dari luar berpotensi menularkan ke masyarakat, maka kita lakukan rapid test sebagai screening awal dalam menentukan reaktignya terhadap covid-19," jelasnya.

Amin menyebut rapid test ini mendeteksi sejak dini kasus covid-19. Apalagi Kecamatan Tampan tergolong zona merah. Kata Amin, jika nanti dalam tes itu terdapat warga yang reaktif maka akan dilakukan swab. 

"Ketika hasil tes positif maka pasien langsung menjalani isolasi," jelasnya. 



Tulis Komentar +
Berita Terkait+