Pernah Gagal Ikut Assessment, David Oloan Malah Diangkat Jadi Dirut RSD Madani

Rabu, 23 September 2020 - 10:43:44 WIB Cetak

David Oloan saat dilantik sebagai Dirut RSD Madani.

CELOTEHRIAU - Nama David Oloan sontak menjadi buah bibir semenjak didapuk menjadi Direktur Utama (Dirut) Rumah Sakit Daerah Madani Pekanbaru menggantikan Dr Mulyadi. Pejabat yang belum lama dilantik sebagai Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan, Juli lalu di Dinas Kesehatan Pekanbaru dipilih menjadi Dirut hanya karena alasan pernah menjadi Direktur RSUD di Taluk Kuantan.

“Alasan memilih beliau karena yang bersangkutan pernah menjadi Dirut di Rumah Sakit Umum Daerah. Kita juga inginkan penanganan Covid-19 di Pekanbaru bisa cepat ditengah jumlah kasus yang terus bertambah,” kata Pj Sekda Pekanbaru, Muhammad Jamil.

Selama pindah ke Kota Pekanbaru tahun 2016, David Oloan diketahui pernah melamar dan ikut assessment sebagai Kepala Dinas Kesehatan bersama Dian Astuti dan Rafles sebelum posisi tersebut diduduki M Noer yang saat ini masih cuti.

Dari profil yang tercantum di linkedin.com, David Oloan yang mengenyam pendidikan di Universitas Methodist Indonesia serta Universitas Sumatera Utara pernah menjadi Kepala Tata Usaha dan Kepala Bidang Pelayanan di Taluk Kuantan.

Selain pengangkatan David Oloan sebagai Dirut RSD Madani yang terkesan dipaksakan, diberhentikan Mulyadi sebagai Dirut RSD Madani pun banyak memunculkan pertanyaan. Selama Covid-19 muncul di Pekanbaru, yang bersangkutan hampir setiap hari mengumumkan jumlah pasien bertambah di Pekanbaru. Sebelum akhirnya Senin (21/9/2020) resmi diberhentikan sebagai Dirut yang telah diembannya selama 2 tahun bersama pejabat lainnya di RSD Madani.

“Hampir semua pejabat di RSD Madani dievaluasi oleh Walikota. Bukan hanya Dirut RSD Madani saja yang diberhentikan,” ujar salah satu pegawai di Diskes Pekanbaru.

Ditengah terus meroketnya jumlah pasien Covid-19 di Pekanbaru, kenapa Walikota Pekanbaru, Firdaus hanya mengevaluasi jabatan Dirut RSD Madani? Padahal, penanganan kasus Covid-19 ini pun tak terlepas dari peran Dinas Kesehatan. Lalu dimanakah Kepala Dinas Kesehatan M Noer saat pandemi Covid-19 terus meningkat di Kota Pekanbaru? Apakah selesai menuntaskan masa Cutinya, Walikota Pekanbaru Firdaus berani memberhentikan M Noer sebagai Kepala Dinas? Patut kita tunggu.



Tulis Komentar +
Berita Terkait+