PEKANBARU -- Anniversary ke -3 PGS yang digelar Sabtu (15/10/2023) lalu di lapangan Sepakbola PTPN5 Sport Center secara sederhana terlihat meriah.
Selain orangtua/wali murid dan para pelatih dari Sekolah Sepak Bola yang menjadi patner PGS, tahun ini PGS juga mengundang anak -anak Panti Asuhan Rahmat Nur Hidayah.
"Alhamdulillah, tak terasa PGS sudah berumur 3 tahun. Dan saat ini PGS diasuh oleh mantan-mantan penjaga gawang yang berpengalaman," sebut Tharjaki Lubis selaku kepala sekolah PGS.
Mantan penjaga gawang PSPS ini menerangkan, PTPN Goalkeeper School (PGS) merupakan wadah khusus pelatihan dan pembinaan kiper kiper di Pekanbaru ini tiga tahun lalu atau 11 Oktober 2020 saat launching dihadiri dan diresmi kan oleh Ketua Askot PSSI Pekanbaru dan sekarang menjadi ketua Asprov PSSI Riau bapak Edwardriansyah.
Tharjaki bersyukur di usia 3 tahun nya ini PGS telah banyak diminati oleh kiper kiper muda dari Pekanbaru dan provinsi Riau secara umum Baik dari beberapa ssb dan academi. Seperti SSB PTPN 5 yang merupakan base camp latihan PGS, lalu, PCSS, SSB Opris, Duri Galaxy, SSB Dayun Siak, SSB Tunas Negeri, Inafa, WSS dan academi Tiga Naga.
Saat ini sebut Jaki, selain dirinya, PGS dilatih oleh mantan penjaga gawang seperti Lutfi Yasin Rangkuti, Fance Hariyanto dan Febri A. Dikatakannya PGS bukan saja melakukan penggemblengan teknik skill kiper muda tapi juga mental disiplin dan attitude ."Kami berharap dari PGS lahir menjadi individu kiper modern yang berakhlak," sebutnya.
Selama 3 tahun berdiri ini cerita Jaki, tercatat 42 kiper dari usia 09 tahun sampai dengan 21 tahun telah mengikuti program khusus kiper di wadah yang baru pertama di Pekanbaru dan Sumatra ini.
"Kami bersyukur sampai saat ini PGS telah menghasilkan kiper muda yang telah bermain di liga 3 dan Elite Pro Academy 18 Persebaya seperti M Alif Danial salah seorang kiper beasiswa PGS yang merupakan anak yatim telah 2 kali di panggil ikuti seleksi timnas u 16 . Dan Aditya yang telah bermain untuk Porprov Pekanbaru, liga 3 bersama tim Labura Sumut dan Wahana FC.
" Tak lupa ucapan terimakasih kepada manejemen PTPN 5 Seperti bapak Asmanuddin sinaga dan Ketua SSB PTPN5 bapak Juniadi yang banyak membantu PGS baik dukungan moril dan materil sehingga 3 tahun wadah ini menjadi icon ptpn5 sebagai wadah pertama yang bersinergi dengan SSB junior PTPN 5,"sebutnya.
Penggagas dan koordinator pelatih kiper PGS ini mengucapkan terimakasih kepada top manejemen PTPN5 dan kepada para orang tua yang telah mempercayai PGS sebagai wadah mendidik kiper kiper muda.
Dalampada itu Dodi Mulia selaku Pelatih Wahana Soccer School yang hadir dalam acara syukuran PGS mengucapkan terimakasih kepada PGS yang sudah menjadi wadah pendidikan khusus pelatih muda.
"Terimakasih PGS, dan kepada anak-anak bersyukurlah, karena dahulu tidak ada wadah yang seperti ini.Jadi berlatihlah dengan tekun, ikuti arahan pelatih untuk mewujudkan mimpi-mimpi kalian," pungkasnya
Disisi lain, Juniadi selaku Ketua SSB PTPN5 mengucapkan terimakasih kepada seluruh orangtua dan pelatih SSB patner PGS yang terlah mempercayakan anak-anaknta berlatih di PGS yang merupakan wadah untuk pembinaan penjaga gawang muda di Pekanbaru Riau.