PEKANBARU - Mantan Penjabat Gubernur Riau, SF Hariyanto membantah informasi terkait isu akan merebut kursi pimpinan di DPD I Golkar Riau dari tangan Syamsuar.
Menurut Hariyanto hal itu belum menjadi prioritas dirinya saat ini, karena tahapan pesta demokrasi yakni Pilkada Serentak belum berakhir.
Untuk diketahui SF Hariyanto merupakan calon wakil gubernur Riau 2024 yang maju bersama Ketua PKB Riau Abdul Wahid. Pasangan ini pada pilkada serentak 27 November 2024 lalu meraih suara terbanyak. Menurut hasil hitung cepat LSI Denny JA, pasangan ini meraih suara 43,8 persen.
SF Hariyanto juga merupakan mantan Sekretaris Daerah Provinsi Riau dan Penjabat Gubernur Riau. Nama SF Hariyanto disebut-sebut layak menduduki posisi Ketua DPD Golkar Riau menggantikan Syamsuar yang kalah pada Pilkada gubernur Riau lalu.
Meski namanya disebut-sebut bakal menjadi Ketua Golkar Riau SF Hariyanto membantah hal itu. "Jadi saya ingin meluruskan informasi tersebut, karena banyak sekali yang bertanya terkait kursi ketua Golkar Riau. Saya tegaskan, saya belum terpikir untuk itu, kami bersama tim masih fokus untuk mengawal rekapitulasi hasil pilkada kemarin," tegas Hariyanto, Ahad (1/12/2024).
Penegasan itu diperlukan agak tidak menjadi bola panas ketika dimainkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Apalagi saya lihat informasinya, belum ada rencana-rencana untuk restrukturisasi di pengurusan Partai Golkar di Riau.
"Sudahlah ngapain kita perdebatkan hal itu, yang jelas untuk saat ini belum terpikir sama saya. Sekarang kita fokus untuk mengawal hasil perhitungan pilkada dan mempersiapkan upaya memenuhi janji-janji kampanye kepada masyarakat, itu yang lebih penting lagi," papar Calon Wakil Gubernur yang unggul dari hasil quick count dan real count internal tersebut.
Menurutnya, pasca mundur dari jabatan Pj Gubernur Riau dan ASN, ia memang berkomitmen untuk mengabdikan diri dalam membangun Bumi Lancang Kuning. Berbekal pengalaman sebagai birokrat senior dan memiliki pergaulan yang bagus di tingkat lokal dan nasional, ia optimis dapat berkontribusi positif dalam memajukan Riau sesuai janji politiknya bersama Calon Gubernur Riau Abdul Wahid.
Saat ditanyakan mengenai namanya yang disebut-sebut sebagai kandidat Calon Ketua DPD Golkar Riau karena berhasil memenangkan Pilkada, SF Hariyanto hanya tersenyum. Sebab semua penilaian itu tergantung masyarakat dan pihak-pihak yang berkompeten dibidangnya.
"Kalau seperti itu artinya saya cukup diperhitungkan kan. Intinya saya belum terpikir ke sana, pelantikan saja belum. Saat ini mari kita kawal dulu tahapan pilkada sampai pelantikan. Baru kita lihat perkembangan ke depan," tegas Hariyanto
Seperti diberitakan sebelumnya, pasca rontoknya para calon-calon kepala daerah dan wakil kepala daerah di Riau dan kabupaten/kota mencuat isu soal musdalub dan perganti kepengurusan DPD 1 Golkar. Bahkan, beberapa politisi senior pohon beringin di Riau ikut angka bicara terkait indikasi kegagalan yang terjadi selama Pilkada.
Di tengah karut marut informasi tersebut, beberapa nama digadang-gadang diperhitungkan untuk merebut kursi DPD 1 Golkar Riau. Diantaranya Karmila Sari, Yulisman dan SF Hariyanto. Informasi tersebut terjawab setelah SF Hariyanto menegaskan belum terfikir untuk menanggapi kisruh di Golkar tersebut.