Cetak Rekor, UMRI Kukuhkan 11 Magister Perdana pada Wisuda ke-30

Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:06:19 WIB

PEKANBARU, celotehriau.com - Universitas Muhammadiyah Riau menggelar Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-30 Program Magister Sarjana, dan Diploma Tiga Tahun Akademik 2025/2026, Sabtu (9/5/2026) di Kampus Utama UMRI; Jalan Tuanku Tambusai; Pekanbaru.

Pada wisuda kali ini, UMRI mengukuhkan 418 lulusan dari sembilan fakultas dan sekolah pascasarjana. Terdiri dari 191 wisudawan dan 227 wisudawati. Untuk pertama kalinya, UMRI meluluskan 11 mahasiswa Program Magister.

Rektor UMRI Saidul Amin menyampaikan, keragaman latar belakang wisudawan mencerminkan suasana akademik yang inklusif. Dari total lulusan, 392 orang beragama Islam,.24 Protestan; dan 2 Katolik. “Ini cerminan UMRI yang harmonis dan menjunjung nilai kebersamaan,” ujarnya.

Memasuki usia ke-18, UMRI terus berkomitmen meningkatkan mutu pendidikan. Saat ini UMRI memiliki 32 program studi dan 2 program magister yang tersebar di 9 fakultas serta sekolah pascasarjana. Pada 2026; UMRI juga mencatatkan sejarah dengan lahirnya dua guru besar dari internal kampus.

Dalam amanatnya, Rektor berpesan agar lulusan tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara karakter dan memberi kontribusi nyata bagi umat, bangsa dan kemanusiaan. “Setelah wisuda, kalian menjadi duta persyarikatan. Wisudawanlah penentu nama baik UMRI di masyarakat. Jadilah pelita di tengah kegelapan,” tegas Saidul.

Kepala Kopertais Wilayah XII, Prof. Leny Nofianti, menyampaikan tahniah kepada wisudawan serta apresiasi kepada dosen dan tenaga pendidik. Rektor UIN Suska Riau itu menekankan, tugas perguruan tinggi tidak hanya menyampaikan ilmu; tetapi juga membentuk karakter. “Kampus tidak bisa memisahkan ilmu dari nilai, nalar dari iman; dan sains dari etika. Inilah makna sebenarnya dari ilmu,” katanya.

Kepala LLDIKTI Wilayah XVII; Dr. Nopriadi; menyebut wisuda ke-30 ini bukan sekadar angka, melainkan bukti komitmen UMRI menjaga mutu. UMRI saat ini terakreditasi Baik Sekali dan didorong menuju Unggul serta Internasional. Berdasarkan PDDikti, UMRI memiliki 15.563 mahasiswa; menjadikannya kampus swasta dengan jumlah mahasiswa terbanyak kedua di Riau dan Kepulauan Riau. “Ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas UMRI,” ujarnya.

Sidang senat juga diisi orasi ilmiah oleh Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan, Hanif Faisol Nurofiq. Ia memaparkan agenda pemerintah menuju ketahanan, kemandirian; dan kedaulatan pangan. “Indonesia punya kekayaan alam besar dan bonus demografi 67,8% usia produktif. Ini momentum membangun kemajuan,” ucapnya.

Wamenko juga menjelaskan program prioritas Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai investasi SDM jangka panjang untuk mencetak generasi sehat; cerdas, dan produktif. Arah kebijakan pangan nasional ke depan tidak hanya fokus pada produksi, tetapi juga penguatan kelembagaan ekonomi rakyat, pemerataan distribusi, peningkatan gizi, pemberdayaan masyarakat, dan keberlanjutan lingkungan.(***/CR8)

Terkini