Agung Nugroho Ajak Masyarakat Awasi SPMB

Selasa, 16 Juni 2026 | 10:18:00 WIB

CR - Walikota Pekanbaru Agung Nugroho mengajak masyarakat untuk ikut mengawasi pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 guna memastikan proses penerimaan siswa berlangsung transparan dan bebas dari praktik kecurangan.

Agung menegaskan seluruh kepala sekolah dan komite sekolah harus menjaga integritas serta tidak melakukan tindakan yang dapat mencederai pelaksanaan SPMB. Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru berkomitmen mewujudkan penerimaan siswa baru yang bersih, objektif, dan sesuai aturan.

"Salah satu hal yang perlu kita waspadai adalah adanya pihak-pihak yang memanfaatkan komite sekolah sebagai perantara untuk melakukan praktik yang tidak sesuai dengan aturan dalam proses penerimaan siswa baru. Jangan sampai ada yang bermain-main melalui komite sekolah," tegas Agung.

Menurutnya, para kepala sekolah telah memahami aturan yang berlaku dan tidak diperbolehkan melakukan pelanggaran dalam proses SPMB. Namun, ia mengingatkan adanya kemungkinan pihak tertentu yang mencoba menitipkan kepentingan melalui komite sekolah.

Agung mengatakan praktik semacam itu berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat. Bahkan, tidak jarang ada pihak yang mengatasnamakan kepala sekolah untuk meyakinkan orang tua calon siswa demi melancarkan kepentingan tertentu.

"Kadang-kadang ada pihak yang mengatasnamakan kepala sekolah. Padahal kepala sekolah belum tentu pernah menyampaikan hal tersebut. Akibatnya, kepala sekolah yang menjadi sasaran berbagai tudingan dan tekanan," ujarnya.

Ia menegaskan, segala bentuk titipan, pungutan maupun praktik yang bertentangan dengan aturan tidak boleh terjadi dalam pelaksanaan SPMB. Karena itu, seluruh pihak, termasuk komite sekolah, diminta menjalankan tugas sesuai ketentuan dan menjaga kepercayaan masyarakat.

Agung juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif mengawasi jalannya SPMB. 

"Pengawasan dari masyarakat menjadi salah satu langkah penting untuk memastikan proses penerimaan siswa baru berjalan adil, transparan, dan bebas dari segala bentuk penyimpangan," karanya.

Terkini