PON 2024/XXI Aceh-Sumut

Status Jawara Sumatera Sejak 2012, Di Kudeta Tuan Rumah Sumut

Status Jawara Sumatera Sejak 2012, Di Kudeta Tuan Rumah Sumut

MEDAN, celoteh riau..com - Sampai Senin 16 September 2024, total sudah 597 emas  592 medali perak dan 784  perunggu diperebutkan kontestan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024 di Aceh-Sumut..

Kekuatan Pulau Jawa belum bergeming di peringkat tiga besar daftar perolehan medali. Kontingen     DKI Jakarta menjadi pengoleksi terbanyak dengan koleksi  106 medali emas  92 perak dan 88 perunggu bertengger di pucuk klasemen sementara. Peringkat kedua ditempati Jabar dengan 99 medali emas 95 medali perak dan 100 medali perunggu. Peringkat ketiga  Jawa Timur  94 medali emas 87  perak dan 85 perunggu.

Bahkan untuk pulau Sumatera juga terjadi perubahan yang signifikan. Provinsi Riau yang selama ini menjadi jawara pulau Sumatera sejak PON 2012 lalu tergeser oleh dua kekuatan tuan rumah Sumatera Utara yang di peringkat Nasional menduduki peringkat keempat menjadi jawara pulau Sumatera  untuk sementara 
dengan koleksi 49 emas 26  perak 56 perunggu. Disusul Aceh yang berasa di peringkat 5 besar Nasional menjadi yang kedua dengan 42  medali emas 35 perak dan 40 perunggu.    

Sementara Lampung yang berada di urutan 9 besar Nasional menjadi peringkat ketiga di Sumatera. Dimana Lampung mengoleksi 16 emas 12 perak dan 21 perunggu.

Sedangkan Riau yang menjadi jawara Sumatera selama ini terlempar ke urutan 11 besar Nasional. Provinsi Riau baru mengemas 13 medali emas 12 perak dan 23 perunggu atau kurang lebih separuh target medali emas belum tercapai.

Peringkat ke lima Jambi dengan koleksi 6 medali emas 13 perak dan 11 perunggu. Disusul . Sumatra Selatan dengan torehan 5 medali emas 12 perak 20 perunggu Kemudian peringkat ke 7 - 10 ditempati Kepulauan Riau dengan 3 medali emas 3  perak dan 4 perunggu. Kepulauan Bangka Belitung dengan 3 medali emas 2 perak dan 6 perunggu.  Sumatera Barat dengan 2 emas 8  perak dan 16 perunggu serta Bengkulu dengan koleksi 4 medali perunggu.

Wakil Ketua Kontingen Riau Khairul Fahmi mengatakan, saat ini Riau terlempar ke peringkat 12 dengan perolehan 12 medali emas. Dari sejumlah cabang olahraga (Cabor) yang sudah dipertandingkan, ada beberapa cabor di antaranya tidak mencapai target dan bahkan tidak menyumbang medali sama sekali.

"Kita akan evaluasi  beberapa Cabor yang tadinya kita proyeksi, tidak bisa mencapai target yang kita minta," ujar Fahmi, Senin (16/9/2024).

Namun begitu, ada beberapa Cabor yang malah sebaliknya melebihi target yang diminta KONI Riau. Artinya, Cabor yang tidak mencapai target ditutupi oleh Cabor yang melebihi target.

"Seperti menembak target 1 dapat 2 emas, senam target 3 emas dapat 6 emas, kemudian ada beberapa cabor yang hari ini juga masuk final, dan kita harapkan bisa menambah emas Riau," ungkapnya.

Sementara cabor yang tidak mencapai target di antaranya, muaythai, angkat besi, barongsai, dan beberapa cabor lainnya yang sudah selesai dipertandingkan namun tidak ada kontribusi medali.

Untuk itu, ia berharap cabor yang masih bertanding dan baru mulai bertanding dapat mencapai target 25 medali emas.

"Kita masih ada dayung laut, angkat berat, renang, selam, dan beberapa cabor lainnya yang masih bertanding, seperti biliar, tenis meja, bulutangkis, dan lainnya," pungkasnya.(***/YAQ)

 

Berita Lainnya

Index