PEKANBARU - Angkutan lebaran Idulfitri 1446 H/ 2025 M di Terminal Bandar Raya Payung Sekaki (BRPS) Kota Pekanbaru jauh menurun dibanding tahun sebelumnya.
Kepala Terminal BRPS Kota Pekanbaru, Bambang Armanto mengatakan, angkutan lebaran pada tahun ini menurun dibanding tahun 2024 lalu. Penurunan angkutan lebaran tahun ini sekitar 26 persen dibanding tahun lalu.
Dikatakannya, jika dibandingkan dengan angkutan lebaran tahun lalu, maka ada penurunan yang signifikan.
"Jumlah kendaraan angkutan lebaran yang berangkat dari Terminal BRPS pada tahun lalu sebanyaj 291 unit, sementara pada tahun ini hanya 215 unit kendaraan," ujar Bambang, Ahad (30/3/2025).
Penurunan jumlah kendaraan angkutan juga diiringi dengan menurunnya jumlah penumpang yang mudik menggunakan bus.
"Tahun 2024 lalu jumlah penumpang tembus 7.211 orang, sementara tahun ini hanya 5.265 orang. Jumlah penuh turun 27 persen dibanding tahun lalu," katanya.
Sementara jumlah penumpang harian, kata Bambang, mengalami kenaikan sekitar sekitar 20 persen dan puncak mudik pada lebaran Idulfitri ini terjadi pada 28 Maret lalu.
Bambang menilai, turunnya jumlah penumpang dan kendaraan angkutan pada lebaran tahun ini kemungkinan dampak dari efisiensi anggaran.
Bagaimana tidak, semua Pemerintah Daerah di Indonesia termasuk Pemerintah Kota Pekanbaru juga melakukan efisiensi anggaran sesuai intruksi presiden.
