PEKANBARU - Ketua IKA UIN Suska Riau yang juga merupakan Gubernur Riau, Abdul Wahid, mengomentari pembangunan masjid di lingkungan kampus yang tak kunjung siap.
Tanggapannya tentang tak kunjung selesai pembangunan masjid bernama Al-Jami'ah tersebut disampaikan dalam kegiatan halal bihalal IKA UIN Suska Riau di Balai Serindit Pekanbaru, Selasa (22/4/2025) siang. Kata Abdul Wahid, selaku alumni, semuanya harus bisa bersatu padu untuk membesarkan kampus.
Saat ini ada 3 kepala daerah dan 1 wakil kepala daerah yang merupakan Alumni UIN Suska Riau (dulu IAIN). Diantaranya Abdul Wahid di posisi Gubernur Riau, Bupati Inhu Ade Agus Hartano angkatan 2002, Wakil Bupati Kampar Misharti angkatan 1991 dan Bupati Lingga Mujammad Nizar angkatan 2000.
"Selaku alumni, kita harus bisa bersatu padu bagaimana untuk membesarkan kampus, bukan hanya kita saja yang besar," kata Abdul Wahid.
"Saya merasa berdosa ternyata masjidnya belum selesai. Saya ingin membangun, kedepan bagaimana kita menyelesaikan masjid itu," tambahnya lagi.
Selaku alumni UIN Suska Riau, Abdul Wahid berjanji akan menjaga karena membawa nama besar UIN. Dia ingin meninggalkan legacy yang baik setelah nantinya berakhir jabatan sebagai gubernur.
"Masa kepemimpinan saya, bagaimana ekonomi di Riau ini bisa terus tumbuh. Saya berharap dukungan semua stakeholder," katanya lagi.
Janji itu diucapkan Abdul Wahid di hadapan Rektor UIN Suska Riau Khairunnas Rajab, mantan rektor, guru besar, dosen dan ribuan alumni yang hadir di kegiatan tersebut.
