Wawako Pekanbaru Tinjau Jalan Rusak Akibat Proyek IPAL

Wawako Pekanbaru Tinjau Jalan Rusak Akibat Proyek IPAL

PEKANBARU - Wakil Walikota Pekanbaru, Markarius Anwar, meninjau sejumlah titik jalan yang mengalami kerusakan akibat proyek Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) pada Kamis (25/4/2025). Salah satu fokus lokasi berada di Jalan Dagang.

Peninjauan ini merupakan tindak lanjut dari rapat evaluasi pasca konstruksi yang digelar pagi harinya di Kompleks Kantor Wali Kota Pekanbaru.

Dalam kunjungan ini, Markarius didampingi para ahli dan pejabat terkait, di antaranya Kepala CPMU MSMIP, Muhammad Rizat Abidin, ST, MT, M.Sc; Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Riau, Abdul Halil Kastella, ST, MT; Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Permukiman Provinsi Riau, Dwiatma Singgih Raharja Sabaris, ST; Senior Urban Development Specialist ADB, Mr. Michael White; serta Kepala Dinas PUPR Pekanbaru, Edward Riansyah.

"Agenda hari ini merupakan tindak lanjut dari hasil rapat pagi tadi mengenai kondisi IPAL kita, terutama saluran-saluran yang mengalami kerusakan di beberapa lokasi. Kita turun langsung bersama para pihak untuk mencari solusi, karena beberapa titik sudah berulang kali diperbaiki namun tetap rusak," ujar Markarius.

Ia menekankan pentingnya keterlibatan pihak ketiga, yakni rekanan atau kontraktor proyek, untuk segera menyelesaikan tanggung jawab mereka sebelum masa pemeliharaan proyek berakhir pada Desember mendatang.

"IPAL ini aset mahal. Jika dibiarkan rusak dan mengalami sedimentasi, biayanya akan lebih besar lagi. Maka dari itu, kita berterima kasih atas dukungan dari Kementerian PUPR, Balai, dan seluruh tim," tambahnya.

Kepala Satker Pelaksanaan Prasarana Permukiman Provinsi Riau, Dwiatma Singgih Raharja Sabaris, menjelaskan bahwa kerusakan hanya terjadi di beberapa titik, namun perlu penanganan yang komprehensif.

"Air limbah masuk ke sistem IPAL melalui lubang di jalan, terutama di daerah rawan genangan banjir. Maka selain perbaikan IPAL, kita juga perlu menata sistem drainase kota secara menyeluruh agar persoalan ini benar-benar tuntas," ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPPW Riau, Abdul Halil Kastella, menyebut ada sekitar enam hingga tujuh titik kerusakan yang telah ditinjau.

"Kami dari balai akan mengawal perbaikan agar fungsi jaringan IPAL ini bisa optimal," ucapnya.

Wakil Walikota Markarius menutup peninjauan dengan harapan perbaikan bisa segera diselesaikan.

"Mudah-mudahan ada solusi teknis terbaik. Untuk perawatan jalan memang tanggung jawab pemko, tapi karena ini berkaitan dengan IPAL, kewenangan tetap pada balai. Terima kasih atas dukungan semua pihak dalam menyelesaikan persoalan ini," tutupnya.

Berita Lainnya

Index