PEKANBARU, celotehriau.com - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru secara resmi melaksanakan proses evaluasi dan seleksi terbuka untuk mengisi jabatan kepala dinas serta sejumlah posisi eselon II lainnya.
Total terdapat 38 jabatan strategis yang dilelang, meliputi posisi kepala dinas, kepala badan, hingga asisten di lingkup Sekretariat Daerah Kota Pekanbaru.
Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho, menyebut langkah ini merupakan bagian dari reformasi birokrasi di lingkungan Pemko Pekanbaru.
Ia menegaskan bahwa seluruh proses seleksi telah mengikuti prosedur yang berlaku dan telah mendapat persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
“Evaluasi dan seleksi ini telah disetujui Kemendagri sejak Juni 2025. Semua aturan dan ketentuan sudah dipenuhi. Prosesnya kita laksanakan secara terbuka dan transparan,” kata Agung, Jumat (11/7/2025).
Agung menjelaskan, proses seleksi terbuka ini tidak hanya bertujuan untuk mengisi kekosongan jabatan, tetapi juga memastikan pejabat yang terpilih memiliki kapasitas, integritas, serta semangat kerja yang tinggi dalam menjalankan tugas. Ia memastikan, setelah seluruh tahapan seleksi rampung, pelantikan pejabat akan segera dilakukan.
“Dalam waktu dekat, kita akan segera melakukan pelantikan bagi pejabat yang telah lolos seleksi,” ujarnya.
Ia juga menyinggung pentingnya evaluasi kinerja aparatur sipil negara (ASN), khususnya pejabat eselon II. Berdasarkan regulasi terbaru, kepala daerah memiliki kewenangan untuk mengevaluasi kinerja pejabat setelah enam bulan menjabat. Jika dalam masa itu tidak ada capaian kerja yang memuaskan, maka rotasi atau pergantian bisa dilakukan.
“Kami akan melihat capaian kerja masing-masing pejabat. Bila tidak sesuai target, tentu akan dilakukan evaluasi lanjutan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Agung mengungkapkan bahwa dirinya telah bertemu langsung dengan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Prof. Zudan Arif Fakrulloh, untuk membahas strategi penguatan manajemen ASN di daerah.
“Kemarin saya bertemu dengan Prof. Zudan. Beliau memberikan arahan agar kita memilih pejabat yang tidak hanya kompeten, tapi juga punya integritas dan semangat kerja tinggi,” jelasnya.
Di sisi lain, Ketua Panitia Seleksi, Prof. Ari Sandhyavitri, menyampaikan bahwa proses seleksi diikuti oleh 29 pejabat yang telah mengikuti tahapan evaluasi dan uji kompetensi.
Menurutnya, seluruh proses berjalan sesuai ketentuan yang berlaku dan hasilnya telah diserahkan langsung kepada Walilota Pekanbaru.
“Hari ini hasilnya sudah kita serahkan ke Bapak Walikota. Pansel bekerja profesional dan independen, semua tahapan kita jalankan sesuai prosedur,” kata Ari.
