LONDON - Liverpool kembali menelan kekalahan menyakitkan. Dua kali pertandingan beruntun kalah di menit akhir.
The Reds bertandang ke Stamford Bridge, markas Chelsea, Ahad (5/10/2025). Tuan rumah mengamankan tiga poin lewat gol menit akhir.
Gol penentu kemenangan dicetak oleh Estevao pada masa tambahan waktu, memastikan tiga poin penting bagi The Blues.
Chelsea unggul lebih dahulu di babak pertama lewat sepakan jarak jauh Moises Caicedo pada menit ke-14. Gelandang asal Ekuador itu melepaskan tendangan keras dari jarak sekitar 25 yard ke pojok atas gawang yang tak mampu diantisipasi Giorgi Mamardashvili.
Meski Liverpool menguasai permainan di awal laga, mereka gagal menciptakan peluang berbahaya ke gawang Robert Sanchez. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum untuk keunggulan tuan rumah.
Memasuki babak kedua, Liverpool meningkatkan intensitas serangan. Upaya mereka membuahkan hasil pada menit ke-63 lewat Cody Gakpo. Berawal dari umpan silang Isak dari sisi kanan, Gakpo berhasil menyambar bola di depan gawang dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Setelah gol tersebut, pertandingan berjalan semakin panas. Liverpool yang diasuh Arne Slot bermain menekan, sementara Chelsea mencoba membalas melalui serangan balik cepat yang dipimpin Garnacho dan Estevao.
Beberapa pelanggaran keras terjadi. Szoboszlai diganjar kartu kuning pada menit ke-79 setelah melanggar Cucurella, disusul Slot yang juga mendapat kartu kuning empat menit berselang karena memprotes keras keputusan wasit.
Chelsea nyaris mencetak gol pada menit ke-85 ketika Jamie Bynoe-Gittens dan Estevao memaksa Mamardashvili melakukan dua penyelamatan gemilang beruntun.
Namun, pada menit ke-96, Stamford Bridge bergemuruh. Marc Cucurella mengirim umpan silang akurat ke tiang jauh, dan Estevao datang tanpa kawalan untuk menyontek bola ke gawang, membawa Chelsea unggul 2-1 di detik-detik akhir laga.
Pelatih Enzo Maresca merayakan gol tersebut dengan sangat emosional hingga harus menerima kartu merah pada menit ke-97 karena perayaan berlebihan.
Dengan kemenangan ini, Chelsea kini mengoleksi 11 poin dan naik ke posisi enam klasemen sementara Liga Inggris, sementara Liverpool tertahan di peringkat dua dengan 16 poin.
Chelsea unggul tipis dalam penguasaan bola 54% berbanding 46% milik Liverpool, menunjukkan efektivitas permainan mereka di kandang.
Kemenangan dramatis ini menjadi sinyal kebangkitan The Blues di bawah asuhan Maresca, sementara Liverpool harus segera bangkit agar tidak kehilangan posisi di papan atas.
Kekalahan di markas Chelsea juga menjadi kekalahan kedua secara beruntun bagi Liverpool. Sebelum keok lawan Chelsea, Liverpool tumbang 1-2 dari Crystal Palace. The Eagles menghajar Merseyside Merah lewat gol Eddie Nketiah di injury time.
Kondisi ini berbalik pada awal musim, dimana Liverpool mengandalkan kemenangan menit akhir setiap laga.
Kini Liverpool harus menyerahkan posisi puncak klasemen Liga Inggris kepada Arsenal yang pada pertandingan sebelumnya meraih kemenangan 2-0 atas West Ham.
