PEKANBARU - PSPS Pekanbaru sukses mengalahkan Sriwijaya FC dengan skor 5-2. Meski sempat tertinggal lebih dulu di awal babak pertama, PSPS Pekanbaru akhirnya mampu membalikkan dengan kemenangan besar.
Sriwijaya yang bermain di kandang sendiri Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, gagal meraih poin, setelah pemain PSPS membombardir pertahanan Sriwijaya secara terus-menerus. Bahkan satu pemain belakang Sriwijaya FC dipaksa keluar setelah melakukan pelanggaran keras di dalam kotak penalti.
Dengan kemenangan telak atas Sriwijaya FC, PSPS kini mengumpulkan 17 poin. Meski bertambah tiga poin, namun peringkat PSPS tetap bertahan di posisi ke-8.
PSPS kalah selisih gol dari PSMS Medan yang sama-sama mengumpulkan 17 poin. Sementara Sriwijaya FC, semakin terpuruk di dasar klasemen Grup A dengan mengumpulkan 2 poin.
Atas kemenangan itu, Pelatih PSPS Pekanbaru Aji Santoso, mengaku sangat bersyukur dengan memperoleh tiga poin di kandang Sriwijaya FC.
"Kemenangan ini tentunya kami syukuri, kami mendapatkan poin tiga play away," ujar Aji, usai pertandingan, Ahad (4/1/2025).
Dia berharap, hasil positif di kandang Sriwijaya menjadi motivasi bagi tim untuk menghadapi Sumsel United pada pertandingan berikutnya.
"Mudah-mudahan ini menjadi satu motivasi untuk menghadapi pertandingan berikutnya. Terutama melawan Sumsel nanti," harapnya.
Aji mengungkap, salah satu yang menjadi faktor PSPS menang atas Sriwijaya FC adalah cuaca hujan. Menurutnya, bermain dalam kondisi hujan tentunya berat dan membutuhkan tenaga lebih.
"Tim kami sedikit diuntungkan dengan bermain ketika hujan. Karena bermain saat hujan itu lebih berat, karena pemain membutuhkan lebih banyak tenaga. Dan saya mengikuti perkembangan dari Sriwijaya yang mungkin latihannya kurang berkelanjutan," ungkapnya.
