PEKANBARU, celotehriau.com - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menargetkan program cek kesehatan gratis (CKG) dapat dilaksanakan di seluruh perguruan tinggi di Kota Pekanbaru. Program tersebut dinilai penting sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa terhadap kondisi kesehatannya dan juga memperluas cakupan layanan kesehatan di lingkungan kampus.
Wakil Walikota Pekanbaru Markarius Anwar mengatakan, kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi perlu diperluas agar layanan kesehatan semakin mudah diakses oleh masyarakat. Menurutnya, program CKG di lingkungan kampus tidak boleh berhenti di satu kampus saja, tetapi harus berlanjut hingga seluruh kampus di Kota Pekanbaru.
“Target Kita memang semua kampus. Program cek kesehatan gratis ini jangan berhenti di sini. Kemarin sebenarnya kita juga sudah berkomunikasi dengan Unri, hanya saja belum ditindaklanjuti oleh Dinas Kesehatan. Harapannya tentu ini terus berjalan karena memang ada beberapa kondisi yang perlu menjadi perhatian di lingkungan kampus, sehingga pemeriksaan kesehatan menjadi penting,” ujar Markarius, Jumat (10/7/2026).
Ia menjelaskan, pemeriksaan kesehatan secara berkala merupakan salah satu bentuk upaya deteksi dini terhadap berbagai penyakit. Karena itu, program tersebut tidak hanya ditujukan bagi mahasiswa tetapi juga untuk tenaga pendidik.
“Kerja sama ini harus diteruskan untuk seluruh perguruan tingi di Kota Pekanbaru. Cek kesehatan gratis ini untuk mahasiswa dan seluruh staf. Mudah-mudahan bisa saling menguatkan sekaligus membantu kita mencapai target program kesehatan,” tambahnya.
Pemko Pekanbaru berharap semakin banyak perguruan tinggi yang berkolaborasi dalam pelaksanaan program cek kesehatan gratis ini, sehingga jangkauan layanan kesehatan di Kota Pekanbaru menjadi lebih luas.
