Wawako Markarius Gencarkan Goes to School di SMPN 1, Bidik Pencegahan HIV/AIDS Sejak Dini

Wawako Markarius Gencarkan Goes to School di SMPN 1, Bidik Pencegahan HIV/AIDS Sejak Dini
Wakil Walikota Pekanbaru Markarius Anwar saat memberikan arahan tentang bahaya HIV AIDS saat melakukan program Goes to School di SMPN 1 Pekanbaru.

PEKANBARU, celotehriau.com – Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Komisi Penanggulangan AIDS KPA dan Dinas Kesehatan Dinkes kembali menggelar program Goes to School  Kali ini sasarannya SMP Negeri 1 Pekanbaru, Rabu 28/7/2026.

Program ini bertujuan meningkatkan edukasi pencegahan HIV/AIDS di kalangan pelajar. Kegiatan dibuka langsung Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar, ST., http://M.Arch, yang juga menjabat Ketua KPA Pekanbaru. Ratusan siswa dan majelis guru mengikuti penyuluhan tersebut.

Dalam sambutannya, Markarius mengajak remaja meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko penularan HIV dengan menerapkan gaya hidup sehat dan menjauhi perilaku berisiko.

"Kami mengajak para remaja untuk menjaga diri serta menghindari pergaulan bebas dan perilaku menyimpang," tegasnya.

Ia menjelaskan, penyuluhan ini bertujuan membekali pelajar dengan pemahaman tentang bahaya HIV. Edukasi sejak dini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran akan faktor risiko, sehingga siswa mampu mengambil keputusan yang bijak dalam pergaulan.

"Anak-anak harus berhati-hati memilih lingkungan. Hindari perilaku yang berdampak negatif bagi diri sendiri dan masa depan," ujarnya.

Dinkes Pekanbaru menghadirkan tenaga medis sebagai narasumber, yakni dr. Dedy Khairul Ray, M.K.M dan drg. Helda Suryani Munir, http://M.Kes. Materi disampaikan dari sisi kesehatan dan juga tinjauan agama.

"Kami hadirkan dokter dari Dinkes, ada dr. Ray dan drg. Helda, untuk memberi pemahaman tentang bahaya HIV. Ada juga materi dari sudut pandang agama agar pesan ini sampai secara utuh," kata Markarius.

Pemerintah Kota Pekanbaru berharap edukasi rutin di sekolah dapat meningkatkan pengetahuan remaja tentang pencegahan HIV, pentingnya menjaga kesehatan, serta mendorong pola hidup sehat dan bertanggung jawab.

Secara medis, HIV dapat menular melalui hubungan seksual tanpa pengaman, penggunaan jarum suntik bersama, transfusi darah yang tidak aman, serta dari ibu ke anak saat hamil, melahirkan, atau menyusui. Perlu ditegaskan, orientasi seksual atau identitas gender bukan penyebab HIV. Faktor utama risiko adalah perilaku.

Kepala SMPN 1 Pekanbaru Raja Izda Chairani, http://S.Pd mengapresiasi kegiatan ini. Ia menyebut edukasi kesehatan sangat dibutuhkan untuk membekali siswa dengan informasi yang benar sejak dini.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wakil Wali Kota, Dinkes, dan KPA Kota Pekanbaru. Peserta yang hadir hampir 1000 orang, terdiri dari siswa dan majelis guru. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut," tutupnya. (YAQ)

Berita Lainnya

Index