Yuk Intip Keseruan Peserta IKPP Tualang Youth Camp 2026, Bermain, Belajar dan Mengasah Potensi Diri Demi Mewujudkan Generasi Emas Siak

Yuk Intip Keseruan Peserta IKPP Tualang Youth Camp 2026, Bermain, Belajar dan Mengasah Potensi Diri Demi Mewujudkan Generasi Emas Siak

SIAK, Celotehriau.com - Suasana penuh semangat dan keceriaan mewarnai pelaksanaan IKPP Tualang Youth Camp 2026 yang berlangsung di kawasan Kolam renang milik PT IKPP Perawang, unit usaha APP Group, Senin 21 September 2026.

Puluhan anak dari Forum Anak Kecamatan se-Kabupaten Siak tampak mengikuti berbagai kegiatan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga menjadi ruang bagi mereka untuk belajar, berdiskusi, mengasah kreativitas, serta memahami peran sebagai pelopor dan pelapor dalam pemenuhan hak anak.

Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 56 orang peserta, yang dibagi menjadi tujuh kelompok. Masing-masing kelompok terdiri dari delapan peserta yang merupakan perwakilan Forum Anak dari berbagai kecamatan di Kabupaten Siak.

Sejak awal kegiatan, para peserta sudah diajak mengikuti berbagai aktivitas yang dirancang untuk membangun keberanian, kekompakan dan kemampuan berpikir kritis. Salah satunya melalui pengarahan persiapan games dan kuis yang diberikan panitia.

Bukan sekadar permainan untuk bersenang-senang, games yang diberikan mengangkat studi kasus serta lima klaster hak anak. Para peserta ditantang untuk memahami persoalan yang berkaitan dengan anak sekaligus membedah bagaimana Forum Anak dapat menjalankan perannya sebagai pelopor dan pelapor.

Dengan metode tersebut, peserta tidak hanya dituntut mampu menjawab pertanyaan, tetapi juga belajar melihat persoalan dari sudut pandang pemenuhan hak anak.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan aktivitas renang. Selain memberikan kesempatan kepada peserta untuk bersantai setelah mengikuti rangkaian games, kegiatan tersebut juga menjadi sarana membangun kebersamaan dan kekompakan antar peserta.

Keseruan semakin terasa pada malam hari dihari pertama kegiatan. Mulai pukul 20.00 hingga 22.00 WIB, peserta mengikuti pentas seni yang dikemas dengan mengangkat tema lima klaster hak anak.

Lima klaster tersebut meliputi, Hak sipil dan kebebasan, Lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, Kesehatan dasar dan kesejahteraan, Pendidikan, pemanfaatan waktu luang dan kegiatan budaya serta perlindungan khusus terhadap anak.

Melalui pentas seni, para peserta menuangkan pemahaman mereka mengenai hak anak dalam bentuk kreativitas. Pesan-pesan tentang perlindungan dan pemenuhan hak anak disampaikan dengan cara yang dekat dengan dunia mereka.

Kegiatan ini juga dihadiri langsung oleh Ketua Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI) Kabupaten Siak Armadi SE,ME, perwakilan Dinas Sosial Kabupaten Siak, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta para pendamping dari 14 kecamatan se-Kabupaten Siak.

Bagi peserta, kegiatan tersebut bukan hanya soal tampil dan memenangkan perlombaan. Lebih dari itu, mereka mendapatkan pengalaman untuk bekerja dalam tim, berani tampil di depan orang lain, serta belajar menyampaikan gagasan melalui kreativitas.

Salah seorang peserta, Natasya Adelia Safitri, yang merupakan siswi kelas IX SMP Negeri 2 Kandis, menjadi salah satu peserta yang merasakan langsung manfaat kegiatan tersebut. Ia bersama kelompoknya berhasil meraih juara pertama pentas seni.

Menurutnya, mengikuti kegiatan tersebut memberikan pengalaman baru, terutama dalam belajar menjadi pribadi yang lebih mandiri dan terbuka.

"Di kegiatan ini kita bisa belajar mandiri. Kami juga mengenal banyak hal dan bisa lebih terbuka terhadap berbagai hal," ujar Natasya.

Memasuki hari kedua, rangkaian kegiatan kembali dilanjutkan dengan senam bersama. Aktivitas tersebut menjadi pembuka untuk membangun semangat peserta sebelum mengikuti sesi motivasi.

Para peserta kemudian mendapatkan motivasi dari Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Masyarakat, Khairani A.Mk, SKM, M.Si, serta Ketua APSAI Kabupaten Siak, yang juga merupakan pimpinan Public Affair PT IKPP Tbk Perawang Mill.

Dalam kesempatan itu, Khairani menekankan kepada para peserta akan pentingnya memahami potensi diri sekaligus menjaga kesehatan dan membangun kebiasaan positif sejak dini.

"Anak-anak semua ini adalah generasi berkualitas yang dimiliki oleh Siak, tentunya anak-anak semua yang mengikuti kegiatan ini tidak hanya sekedar ikut kegiatan semata, akan tetapi dapat memiliki kemampuan akademik, karakter, keberanian, kepedulian dan kemampuan bekerja sama. Semoga dengan kegiatan ini bermanfaat untuk adinda semua," ucapnya.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI) Kabupaten Siak, Armadi SE, ME, mengatakan, kegiatan IKPP Tualang Youth Camp ini bukan hanya sekedar kegiatan seremonial semata, tetapi merupakan kegiatan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha dan Forum Anak dalam menciptakan lingkungan yang mendukung generasi muda untuk berkembang sekaligus berkontribusi untuk perkembangan daerah.

"Kegiatan Ini adalah wadah bagi anak-anak hebat di Kabupaten Siak, untuk terus tumbuh, bergerak dan berkreasi serta berkontribusi untuk perkembangan Kabupaten Siak kedepannya. Tentunya kita berharap anak-anak kita ini dapat menjadikan pengalaman selama kegiatan sebagai bekal untuk terus berkembang dan memberikan pengaruh positif di lingkungan masing-masing," jelasnya.

Rangkaian IKPP Tualang Youth Camp 2026 kemudian ditutup oleh Plt. Sekretaris Dinas Sosial PPPA Kabupaten Siak, Rahmat Kusriono, SH, yang mewakili Kepala Dinas Sosial Kabupaten Siak, Wan Idris, S.Sos, MM.

Momen penutupan semakin meriah dengan pengumuman pemenang pentas seni.

Juara pertama diraih kelompok dari Forum Anak Kecamatan Minas dan Kandis. Juara kedua diraih kelompok dari Forum Anak Kecamatan Sungai Mandau dan Tualang.Sementara juara ketiga diraih kelompok dari Forum Anak Kecamatan Pusako dan Mempura.

Di balik rangkaian permainan, diskusi, renang hingga pentas seni, terselip harapan agar kegiatan kepemudaan seperti ini tidak berhenti pada satu agenda saja.

Aksel, salah seorang perwakilan fasilitator Forum Anak Kabupaten Siak, berharap pemerintah maupun pihak swasta dapat terus memberikan ruang pembinaan bagi Forum Anak.

"Kami harap ke depannya kami tidak hanya dilantik sebagai Forum Anak saja, tetapi kami berharap bapak ibu, baik itu pemerintahan maupun pihak swasta, juga membina kami ke arah yang lebih baik. Jangan hanya sampai di sini saja," katanya.

Harapan serupa disampaikan Zahratul Aini, yang juga merupakan fasilitator Forum Anak Kabupaten Siak.

Menurutnya, setelah mengikuti rangkaian kegiatan tersebut, Forum Anak Kabupaten Siak ingin melanjutkan proses pengembangan kapasitas yang lebih berorientasi pada dampak nyata bagi daerah.

"Setelah ini kami ingin fokus ke capacity building yang lebih mengarah ke impact Kabupaten Siak, karena kami ingin turut berkontribusi dalam pembangunan Kabupaten Siak," ujarnya.

IKPP Tualang Youth Camp 2026 pun menjadi gambaran bahwa membangun generasi emas tidak selalu harus dimulai dari ruang kelas. Bermain, berdiskusi, berkarya, berkompetisi dan membangun pertemanan juga dapat menjadi bagian penting dari proses belajar anak.

Dari kegiatan sederhana tersebut, anak-anak belajar mengenal potensi diri, memahami hak-haknya, berani menyampaikan pendapat dan bekerja bersama.

Sebab, generasi emas bukan hanya tentang anak-anak yang berprestasi, tetapi juga tentang generasi yang berani bersuara, mampu berkolaborasi, memahami hak dan kewajibannya, serta memiliki kepedulian untuk ikut membangun daerahnya.

 

 

 

Berita Lainnya

Index