celotehriau.com - Indonesia All Star siap menjalani ujian bergengsi saat menghadapi Aston Villa dalam laga persahabatan bertajuk Aston Villa Pre-Season Tour Indonesia 2026. Duel tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Sabtu (1/8/2026) pukul 19.00 WIB.
Tim racikan Kurniawan Dwi Yulianto dihuni perpaduan pemain muda potensial yang menjadi andalan tim nasional kelompok usia serta sederet pemain berpengalaman dari Indonesia Super League. Pertandingan ini menjadi kesempatan penting bagi para pemain untuk menguji kualitas menghadapi salah satu klub papan atas Premier League.
Kurniawan menilai laga melawan Aston Villa akan memberikan pengalaman berharga bagi seluruh anggota skuad.
"Pemain-pemain Indonesia All Stars bakal dapat banyak pelajaran saat menghadapi Aston Villa. Kami akan berupaya mengimbangi permainan mereka sebaik mungkin," kata Kurniawan dalam pernyataan tertulis, dikutip Jumat (31/7/2026).
Daftar Pemain Indonesia All Star vs Aston Villa
Berikut susunan pemain Indonesia All Star yang dipersiapkan menghadapi Aston Villa:
Kiper
- Kurniawan Kartika Ajie
Bek
- Marsel Usemahu
- Muhammad Idris
- Hasyim Kipuw (Wakil Kapten)
- Oliver Leeming
- Brandon Scheunemann
- Yusaku Yamadira
Gelandang
- Ezra Walian (Kapten)
- Zé Valente
- Jordy Wehrmann
- Sho Yamamoto
- Febrianto Uopmabin
Penyerang
- M Khanafi
- Arkhan Kaka
- Terens Puhiri
- Reno Salampessy
- Jeam Kelly Sroyer
- Ramai Rumakiek
- Hokky Caraka
Komposisi Skuad Indonesia All Star vs Aston Villa
Posisi penjaga gawang dipercayakan kepada Kurniawan Kartika Ajie. Kiper Persita Tangerang tersebut membawa pengalaman panjang setelah sebelumnya memperkuat Persiba Balikpapan, Arema FC, dan Persik Kediri.
Pengalaman yang dimiliki Kartika Ajie di kompetisi domestik diharapkan mampu menjadi fondasi kokoh bagi lini pertahanan saat menghadapi tekanan dari para pemain Aston Villa.
Sektor pertahanan dipimpin Brandon Scheunemann, bek berdarah Jerman yang lahir di Malang dan mengembangkan karier sepak bolanya di Indonesia.
Brandon pernah membela PSIS Semarang, Persipura Jayapura, dan Arema FC. Ia juga memiliki pengalaman bersama Timnas Indonesia U-23.
Pengalaman di lini belakang semakin lengkap dengan kehadiran Hasyim Kipuw yang dipercaya sebagai wakil kapten tim. Bek senior tersebut telah membela sejumlah klub besar Indonesia, di antaranya Persija Jakarta, Arema FC, Bali United, PSM Makassar, Bhayangkara FC, Barito Putera, dan kini memperkuat Persis Solo.
Lini tengah Indonesia All Star dikomandoi Ezra Walian yang juga dipercaya mengenakan ban kapten. Gelandang serang lulusan Akademi Ajax Amsterdam itu tampil impresif bersama Persik Kediri pada musim lalu sehingga kembali mendapat perhatian setelah sempat mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia di bawah arahan John Herdman.
Ezra akan bekerja sama dengan Zé Valente dan Jordy Wehrmann. Nama terakhir memiliki rekam jejak panjang di sepak bola Eropa sebagai produk akademi Feyenoord. Wehrmann pernah tampil di Eredivisie, meraih gelar Piala Swiss bersama FC Luzern, sebelum melanjutkan karier di Madura United.
Wehrmann mengaku antusias mendapat kesempatan menghadapi klub yang memiliki sejarah besar di sepak bola Eropa.
"Aston Villa adalah klub besar Inggris dan juara Eropa. Tentu saya bahagia dan bangga menjadi bagian dari Indonesia All Stars yang akan menghadapi mereka," kata Wehrmann.
Ia berharap pengalaman bermain di Eropa dapat memberikan dampak positif bagi tim.
"Saya menghabiskan bertahun-tahun bermain di Eropa dan sempat tampil di UEFA Europa League bersama Feyenoord. Semoga pengalaman itu bisa membantu tim dan memberi kontribusi positif," imbuhnya.
Barisan depan dihuni sejumlah pemain muda yang tengah mencuri perhatian. Salah satu yang menjadi sorotan adalah Reno Salampessy.
Penyerang Persipura Jayapura itu tampil produktif dengan torehan lima gol dan empat assist pada kompetisi kasta kedua musim lalu. Reno juga merupakan putra mantan bek Timnas Indonesia, Ricardo Salampessy, serta menjadi bagian dari skuad Timnas Indonesia U-17 besutan Nova Arianto.
Ricardo menyebut pertandingan melawan Aston Villa menjadi pengalaman langka bagi para pemain muda.
"Ini pengalaman yang sangat berharga. Tidak semua pesepak bola mendapat kesempatan bermain melawan klub sebesar Aston Villa," ujar Ricardo Salampessy.
Selain Reno, lini depan juga diperkuat Jeam Kelly Sroyer, Ramai Rumakiek, Arkhan Kaka, M. Khanafi, Terens Puhiri, dan Hokky Caraka. Kehadiran para pemain tersebut diharapkan mampu memberikan ancaman bagi pertahanan Aston Villa sepanjang pertandingan.
Aston Villa membawa 30 pemain ke Jakarta, termasuk rekrutan anyar Alejandro Garnacho. Tim besutan Unai Emery memanfaatkan tur Asia sebagai bagian dari persiapan menyambut musim baru Premier League sekaligus menghadapi UEFA Super Cup melawan Paris Saint-Germain.
Setelah menghadapi Indonesia All Star di Jakarta, Aston Villa dijadwalkan melanjutkan tur pramusim ke Thailand untuk menghadapi BG Pathum United pada 4 Agustus 2026, kemudian bertolak ke Hong Kong guna melawan Bayern Muenchen pada 7 Agustus 2026.
Pertandingan ini menjadi kesempatan berharga bagi Indonesia All Star untuk mengukur kemampuan menghadapi lawan dengan level kompetisi yang lebih tinggi sekaligus menambah pengalaman internasional bagi para pemain.
