CELOTEHRIAU.COM(PEKANBARU)--Update terbaru pasien positif Covid-19 di Provinsi Riau, hari ini, Senin (6/4/2020) kembali bertambah satu.
Pasien baru ini diinformasikan merupakan warga Kampar, dengan inisial S (42).
''Hari ini pasien positif bertambah satu, sehingga totalnya mencapai 12 orang positif di Riau,'' kata Kadiskes Riau, Mimi Yuliana Nazir, Senin (6/4/2020) sore.
Setelah dipastikan positif, pihaknya saat ini sudah mengisolasi S dan dirawat di Kota Pekanbaru.
Maka, dengan penambahan kasus positif ini, pihaknya Dinas Kesehatan Provinsi Riau langsung melakukan tracing kontak dari pasien S.
'"Dalam melakukan tracing ini kami
bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar dan Polda Riau,'' terang Mimi.
Dari total sebanyak 12 pasien yang dinyatakan positif, sebanyak 11 orang masih dilakukan perawatan. Sedangkan satu pasien lagi, sudah diperbolehkan pulang, karena sembuh.
Sementara itu, untun pasien dalam pengawasan (PDP) terdapat sebanyak 163 orang. Diantaranya, sebanyak 87 masih dirawat.
''Sebanyak 71 orang dipastikan negatif,'' terang Mimi.
Semantata itu, untuk data orang dalam pemantauan (ODP) Dinkes Riau mencatat terdapat sebanyak 19.663 orang. Sebanyak, 3.848 orang sudah selesai di pantau.
Mimi juga mengimbau kepada masyarakat untuk, tetap tenang dan jangan panik, lakukan pembatasan fisik (physical distancing).
Kemudian, walaupun tidak sakit, belum tentu orang yang kita temui itu negatif covid-19 dan tidak menyebarkan virusnya. Maka pilihan yang terbaik adalah tetap di rumah dan hindari keramaian.
Namun, apabila harus keluar, Mimi menyarankan agar menggunakan masker (lebih baik menggunakan masker kain daripada tidak sama sekali).
Masyarakat juga diminta rajin mencuci tangan (lebih efektif mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir dibandingkan hand sanitizer). Lalu, jaga pola hidup sehat, makan buah dan sayuran.
Selanjutnya, masyarakat diminta rutin berolahraga, konsumsi vitamin yang cukup dan tidak menyebarkan informasi pribadi dari pasien seperti nama, alamat, dan keluarganya.
''Karena hal tersebut dapat memberikan tekanan psikologis terhadap pasien karena mereka tidak terbiasa dengan sorotan masyarakat luas, tentunya kita
tidak menginginkan hal tersebut terjadi karena dapat menurunkan daya imunnya,'' harap Mimi.
Mimi juga mengajak, mari beri dukungan untuk pasien positif, PDP, ODP, dan tenaga medis. Jangan berstigma negatif terhadap mereka.
''Bila merasakan gejala, periksa diri ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat atau hubungi call center 0761-23810
m. Tetap berdoa, Insya Allah kita akan melewati semua ini. Semoga kita tetap sehat dan selalu berada dalam lindungan-Nya,'' pungkas Mimi.
