Peringati Hardiknas, Disdik Pekanbaru Bagikan Ratusan Paket Sembako ke Penjaga Sekolah

Selasa, 05 Mei 2020 - 10:49:45 WIB Cetak

Kepala Dinas Pendidikan, Abdul Jamal dan Sekretaris Dinas, Ismardi Ilyas saat akan menyerahkan bantuan ratusan paket sembako ke penjaga sekolah

PEKANBARU - Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2 Mei 2020, Dinas Pendidikan (Disdik) Pekanbaru menyalurkan bantuan ratusan paket sembako ke seluruh Penjaga Sekolah yang ada di Pekanbaru.

Pemberian bantuan paket sembako ditengah masih mewabahnya Virus Corona atau Covid-19, tentunya diharapkan dapat meringankan beban para penjaga sekolah disaat aktifitas belajar mengajar di liburkan oleh pemerintah.

"Alhamdulillah bantuan sembako dalam rangka Hari Pendidikan Nasional sudah kami bagikan 300 paket untuk penjaga sekolah tingkat SD dan SMP di Pekanbaru," kata Kepala Dinas Pendidikan Pekanbaru, Abdul Jamal didampingi Sekretaris, Ismardi Ilyas.

Dikatakan Jamal, peringatan Hardiknas tahun ini memang sangat berbeda dibandingkan tahun sebelumnya. Apalagi, tahun ini peringatan Hardiknas juga bersamaan dengan momen bulan Ramadan.

"Mudah-mudahan bantuan beras 10 kg, telur, minyak goreng, sarden dan mie instan dari donasi para ASN di lingkungan Disdik Pekanbaru bisa ikut meringankan beban seluruh penjaga sekolah saat Ramadan dan wabah Covid-19," tegasnya.

"Indahnya berbagi di bulan Ramadan. Semoga berkah dan bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan," imbuhnya.

Sementara itu, salah satu penjaga sekolah tingkat SD yang menerima bantuan sembako sangat terharu dengan apa yang telah diberikan Disdik Pekanbaru ditengah wabah Pandemi Covid-19 dan bulan Ramadan.

"Ditengah kami tidak menerima pemasukan apa-apa selama musibah pandemi virus corona, Disdik Pekanbaru hadir memberikan bantuan paket sembako. Tentunya bantuan sembako ini akan sangat bermanfaat bagi kami," pungkasnya. (ADVERTORIAL)



Tulis Komentar +
Berita Terkait+
Lifestyle

Kenali Tanda-Tanda Penyakit dari Warna Air Seni

Sabtu, 29 Juni 2019
Lifestyle

Ridho Rhoma Terancam Dipenjara Lagi

Selasa, 26 Maret 2019