Kronologi Kasus Gadis 16 Tahun Digilir 7 Pria di Tangsel 

Senin, 15 Juni 2020 - 23:42:27 WIB Cetak

CELOTEH RIAU.COM--Satuan Reskrim Polres Tangerang Selatan (Tangsel) menangkap 4 dari 7 pria, yang diduga sebagai pelaku persetubuhan terhadap gadis di bawah umur berinisial OR (16), di kawasan Cihuni, Pagedangan, Tangerang.

Dari hasil penyelidikan diketahui, OR bukan dipaksa menenggak pil jenis excimer. Melainkan, dia meminta sendiri untuk dicarikan pil keras itu sebelum memberikan pelayanan seksual terhadap seluruh pelaku.

Sebelumnya, Okezone mendapat keterangan dari pihak keluarga dan teman dekatnya bahwa OR dipaksa meminum pil agar mabuk. Selanjutnya, para pelaku menyetubuhinya satu-persatu.

Kapolsek Pagedangan, AKP Efri menuturkan, korban awalnya dijemput oleh pelaku pertama Fikri Fadhilah alias Cedem untuk pergi ke rumah pelaku kedua bernama Sudirman di daerah Cihuni, Pagedangan, pada 18 April 2020, dini hari.

'Sesampainya di rumah pelaku 2 (Sudirman), ternyata di sana sudah berkumpul pelaku lainnya. Berdasarkan keterangan pelaku, korban meminta dicarikan pil kuning atau excimer sebelum melayani pelaku satu-persatu,' katanya, Sabtu (13/6/2020).


Berikutnya, pelaku Sudirman bergegas pergi keluar mencarikan pil tersebut. Selang 20 menit, Sudirman datang kembali membawa 3 butir pil excimer. Lantas ketiga pil diminum sekaligus oleh korban hingga efeknya membuat mabuk tak sadarkan diri.

'Pelaku pertama memberi pil tersebut kepada korban, dan diminum sekaligus. Setelah meminum pil excimer tersebut, kelihatan korban mabuk dan bicara melantur. Kemudian para pelaku menyetubuhi korban secara bergantian,' jelas Efri.

Semenjak kejadian itu, kondisi kesehatan korban drop dengan gejala over dosis seperti sesak nafas, mual, pening, hingga suhu tubuh tinggi. Karena semakin parah lantas pada tanggal 26 Mei 2020 dilarikan ke rumah sakit khusus jiwa Darma Graha Serpong.

"Setelah sempat dirawat, pada tanggal 9 Juni pihak keluarga membawa pulang korban dari rumah sakit untuk dirawat di rumah. Lalu pada tanggal 11 Juni akhirnya meninggal dunia," ungkapnya.

Polisi berhasil mengamankan Fikri, Sudirman, Denis Endrian, dan Anjayeni. Sedangkan 3 pelaku yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) adalah Rian, Dori, dan Diki. Mereka dijerat Pasal 81 subsider Pasal 82 Undang-Undang (UU) RI nomor 17 tahun 2016 tentang perlindungan anak.



Tulis Komentar +
Berita Terkait+